Lampaui Target Panen, Pemkab Kupang Mulai Tanam Jagung MT 2

  • 26 Jun 2026 00:24 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang – Pemerintah Kabupaten Kupang resmi mencanangkan Gerakan Tanam Jagung Bersama Musim Tanam Kedua (MT 2) yang dipusatkan di Desa Baumata Utara, Kecamatan Taebenu, Selasa 23 Juni 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

Bupati Kupang Yosef Lede mengatakan sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat yang perlu terus didorong melalui pemanfaatan seluruh potensi yang tersedia. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen mengoptimalkan lahan pertanian, sumber air, serta dukungan alat dan mesin pertanian agar produktivitas petani terus meningkat.

Menurut Yosef, pencanangan musim tanam kedua diawali dari Desa Baumata Utara dan selanjutnya akan dilaksanakan di wilayah lain yang memiliki potensi pengembangan pertanian. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas areal tanam dan meningkatkan produksi jagung di Kabupaten Kupang.

Ia menjelaskan keberhasilan musim tanam sebelumnya menjadi modal penting untuk memasuki musim tanam kedua tahun ini. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kerja sama antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan petani mampu menghasilkan perkembangan yang positif di sektor pertanian.

Berdasarkan data pemerintah daerah, target tanam jagung yang semula ditetapkan seluas 7.000 hektare berhasil terlampaui hingga mencapai sekitar 10.600 hektare. Peningkatan itu menjadi indikator tingginya partisipasi petani dalam mendukung program ketahanan pangan yang dijalankan pemerintah.

"Keberhasilan tidak terlepas dari semangat petani yang terus mengolah lahan meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Karena itu, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada kelompok tani, penyuluh pertanian, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam meningkatkan produksi pangan. ucap Yosef Lede, kepada RRI.CO.ID, Selasa 23 Juni 2026.

Sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi petani, Pemerintah Kabupaten Kupang juga meluncurkan Lomba Produktivitas Jagung. Program itu diharapkan dapat mendorong petani untuk terus meningkatkan hasil panen melalui penerapan teknik budidaya yang lebih baik dan efisien.

Menurut Yosef, ketahanan pangan tidak hanya berbicara tentang ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Ketahanan pangan juga berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama pembangunan sektor pertanian.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendampingi petani melalui berbagai program yang mendukung peningkatan produksi dan kualitas hasil panen. Pendampingan tersebut dilakukan agar sektor pertanian mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Amin Juariah mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah dukungan untuk menyukseskan musim tanam kedua. Salah satunya melalui penyaluran bantuan benih jagung yang diperuntukkan bagi lahan seluas 1.500 hektare.

Bantuan benih tersebut telah didistribusikan ke enam kecamatan yang memiliki ketersediaan air cukup untuk mendukung penanaman pada musim kedua. Penyaluran dilakukan lebih awal agar petani dapat segera memulai proses tanam sesuai jadwal yang telah direncanakan.

Selain bantuan benih, Dinas Pertanian juga terus mengawal berbagai program pendukung yang bersumber dari APBD maupun APBN. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas petani sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.

Amin mengatakan keberhasilan musim tanam kedua sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat petani. Karena itu, pihaknya terus memperkuat pendampingan lapangan agar setiap program yang dijalankan dapat memberikan hasil yang optimal.

Dengan dimulainya Gerakan Tanam Jagung Bersama MT 2, Kabupaten Kupang diharapkan mampu mempertahankan tren positif produksi pertanian yang telah dicapai sebelumnya. Pemerintah daerah optimistis sektor pertanian akan terus menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....