Sekda Kupang Tekankan DAU Kesehatan 2026 Harus Berdampak Nyata

  • 10 Jun 2026 22:24 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang-Pemerintah Kabupaten Kupang terus memperkuat sektor kesehatan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pembukaan kegiatan Pendampingan Performance Improvement Plan (PIP) Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU SG) Bidang Kesehatan Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Kupang yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kupang, Kantor Bupati Kupang, Oelamasi, Senin, 9 Juni 2026.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, mewakili Bupati Kupang Yosef Lede. Dalam arahannya, Mateldius menegaskan bahwa forum pendampingan tersebut tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata atau sekadar memenuhi kewajiban administratif.

Menurutnya, forum ini harus menjadi ruang strategis untuk menyusun rencana aksi perbaikan kinerja yang terukur, realistis, dan mampu diimplementasikan secara efektif demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Kupang. “Forum ini harus menjadi ruang kerja strategis untuk menyusun rencana aksi perbaikan kinerja yang tajam, realistis, dan dapat dilaksanakan secara efektif di lapangan,” kata Mateldius.

Ia menjelaskan, pemanfaatan DAU Specific Grant bidang kesehatan harus diarahkan secara tepat sasaran guna menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat yang masih dihadapi daerah. Prioritas utama mencakup peningkatan persalinan di fasilitas kesehatan, percepatan penurunan angka stunting, pengurangan angka kematian ibu dan bayi, peningkatan cakupan imunisasi, serta penguatan kapasitas dan ketersediaan tenaga kesehatan hingga ke pelosok wilayah Kabupaten Kupang.

Lebih lanjut, Mateldius mengaitkan upaya tersebut dengan visi pembangunan Kabupaten Kupang, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan teknologi dan pengembangan inovasi daerah. “Visi Pembangunan Pemerintah Kabupaten Kupang adalah Meningkatkan Kualitas SDM, Pemanfaatan Teknologi, dan Pengembangan Inovasi Daerah, maka sektor Kesehatan menjadi salah satu pilar utama yang harus terus kita perkuat, karena hanya dengan masyarakat yang sehat, akan menghasilkan SDM yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Dinas Kesehatan, para kepala puskesmas, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan forum pendampingan ini secara maksimal. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Pastikan setiap Rupiah anggaran yang dialokasikan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat Kesehatan masyarakat,” ujar Mateldius.

Kegiatan pendampingan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, dr. Desemiyeti Ngatriany, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kupang, Ferry Salukh, serta Tenaga Ahli Pendamping dari Kementerian Kesehatan RI, Zainudin. Sementara itu, sejumlah pemangku kepentingan nasional mengikuti kegiatan secara daring, di antaranya Tim Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI, Tim Biro Perencanaan dan Anggaran Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI, serta perwakilan dari Bank Dunia.

Melalui pendampingan ini, Pemerintah Kabupaten Kupang berharap perencanaan dan pemanfaatan DAU SG Bidang Kesehatan Tahun 2026 semakin efektif, terarah, dan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kupang. (DW)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....