Bupati Kupang Letakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Pelangi Kasih Sulamu
- 29 Mei 2026 19:37 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Bupati Kupang, Yosef Lede, menghadiri ibadah sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Pelangi Kasih Sulamu, Kamis, 28 Mei 2026. Momentum penuh sukacita iman tersebut turut dihadiri Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Zimrat M. S. Karmany, M.Th, serta pemimpin ibadah, Pdt. Yunus Kaytulang.
Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede memberikan apresiasi atas semangat dan komitmen jemaat dalam membangun rumah Tuhan. Menurutnya, pembangunan gedung gereja sangat penting, namun yang lebih utama adalah membangun iman dan persekutuan di tengah jemaat.
“Jangan hanya gara-gara hal sepele, sudah saling tersinggung. Hanya karena panitia lupa undang, lupa kasitau sesuatu su bamarah. Harus tetap sehati dan menyelesaikan pembangunan gedung Gereja sampai tuntas bersama ya,” ujar Yosef Lede di hadapan jemaat.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang akan selalu mendukung pembangunan rumah ibadah sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat. Namun, peran aktif dan kebersamaan jemaat tetap menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan pembangunan tersebut.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Zimrat M. S. Karmany, M.Th dalam suara gembalanya menyampaikan bahwa peletakan batu pertama bukan sekadar seremoni pembangunan fisik, tetapi menjadi peristiwa iman bagi jemaat. Ia mengingatkan agar pembangunan gereja tidak melemahkan persekutuan jemaat.
Menurutnya, gereja yang megah akan menjadi sia-sia jika jemaat kehilangan kasih dan kebersamaan. “Mulai dari dalam, dan harus ada persekutuan," katanya.
"Jangan berpikir dari luar, kita mulai dari apa adanya dan membangun, samudra begitu luas tidak akan menenggelamkan sebuah sampan kecuali sampan itu membiarkan air masuk dan menenggelamkannya. Biarlah orang yang datang pulang dengan sukacita, karena pelangi kasih berarti membawa kasih,” ujarnya.
Karmany juga mengapresiasi kehadiran Pemerintah Kabupaten Kupang, khususnya Bupati Kupang, sebagai bukti nyata kolaborasi antara pemerintah dan gereja dalam membangun masyarakat. Ketua Panitia Pembangunan, Pelt S. Nafi, dalam laporannya menjelaskan bahwa pembangunan gedung gereja baru bertujuan menghadirkan sarana ibadah yang layak dan memadai bagi jemaat.
Di atas lahan berukuran 24 x 54 meter persegi akan dibangun gedung gereja seluas 388 meter persegi. Pembangunan gereja tersebut ditargetkan selesai dalam waktu enam tahun dengan estimasi anggaran mencapai Rp1,7 miliar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, di antaranya Asisten II Sekda Kabupaten Kupang Charles Banamtuan, Kadis Perhubungan Frits Kuhurima, Kadis Perindah Adriel Abineno, Kadis Nakertrans Yesai Lanus, Kabag Protokol Beni Selan, serta Camat Sulamu Yosafat Dokoebani. Suasana ibadah dan peletakan batu pertama berlangsung penuh khidmat, sukacita, dan semangat kebersamaan jemaat dalam memulai pembangunan rumah Tuhan yang baru. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....