SMSI Dorong Profesionalisme Media Kupang

  • 28 Apr 2026 21:17 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang — Serikat Media Siber Indonesia Nusa Tenggara Timur menegaskan agenda penguatan profesionalisme jurnalisme dan inovasi distribusi informasi dalam audiensi bersama Wali Kota Kupang, Christian Widodo, Selasa (28/4).

Dipimpin Ketua SMSI NTT, Beni Jahang, organisasi perusahaan media siber itu memaparkan sejumlah program strategis yang berfokus pada peningkatan kualitas wartawan, penguatan ekosistem media digital, serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dalam paparannya, Beni menekankan bahwa tantangan utama media saat ini bukan hanya kecepatan, tetapi juga akurasi dan kredibilitas. Karena itu, SMSI mendorong pelaksanaan berkelanjutan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai standar profesional yang mengacu pada regulasi Dewan Pers.

“UKW menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap produk jurnalistik terverifikasi, berimbang, dan tidak menjadi bagian dari penyebaran hoaks,” ujarnya.

Selain penguatan SDM, SMSI juga menawarkan inovasi sistem distribusi berita berbasis digital “one click publish” yang memungkinkan satu konten terdistribusi secara simultan ke berbagai platform media. Skema ini dinilai dapat memperluas jangkauan informasi publik sekaligus memperkuat daya saing media lokal di tengah arus digitalisasi nasional.

Tak hanya itu, SMSI turut memperkenalkan platform analisis sentimen publik berbasis AI yang mampu membaca kecenderungan opini masyarakat secara real-time di berbagai kanal digital. Teknologi ini dinilai relevan untuk mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan komunikasi publik yang lebih adaptif dan responsif.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kupang menyatakan keterbukaan terhadap kolaborasi yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berdampak langsung pada peningkatan kualitas informasi publik dan pelayanan masyarakat.

Ia menilai, media yang profesional dan adaptif terhadap teknologi akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas informasi serta memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan daerah.

Kolaborasi ini menandai pergeseran peran media di daerah, dari sekadar penyampai informasi menjadi aktor penting dalam ekosistem data, analisis, dan pengambilan keputusan berbasis teknologi di Kupang. (As)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....