Bupati Kupang Dorong Petani Tingkatkan Produksi Jagung Lokal
- 31 Mar 2026 08:12 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Bupati Kupang, Yosef Lede mendorong para petani untuk terus meningkatkan produksi jagung lokal guna memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan panen raya jagung di Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Senin, 30 Maret 2026.
Menurutnya, sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah di wilayah Nusa Tenggara Timur. “Keberhasilan ini harus menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Yosef Lede menegaskan bahwa peningkatan produksi jagung tidak hanya berdampak pada ketersediaan pangan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Ia menilai Kabupaten Kupang memiliki potensi lahan pertanian yang luas sehingga perlu dimanfaatkan secara optimal.
Selain itu, ia mengingatkan petani agar memperhatikan kualitas hasil panen, terutama dalam proses pascapanen. Petani diminta untuk mengeringkan jagung hingga kadar air mencapai 14 persen agar dapat memperoleh harga jual yang lebih baik di pasaran.
Bupati juga meminta peran aktif Bulog dalam menyerap hasil produksi petani sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga serta memberikan kepastian bagi petani dalam memasarkan hasil panen mereka.
Lebih lanjut, Yosef Lede mengimbau masyarakat agar tidak menghabiskan seluruh hasil penjualan untuk konsumsi, melainkan menyisihkan sebagian sebagai modal usaha tani ke depan. Ia juga menekankan pentingnya kemandirian petani agar tidak selalu bergantung pada bantuan pemerintah.
Ia berharap, dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, Kabupaten Kupang dapat terus meningkatkan produksi jagung dan menjadi salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Nusa Tenggara Timur.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan TNI-Polri, Bulog, BPS, serta para penyuluh pertanian dan petani yang berperan aktif dalam pengembangan sektor pertanian. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....