Strategi Ekonomi NTT Andalkan Desa Sekolah dan Komunitas

  • 31 Mar 2026 06:53 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memperkenalkan strategi ekonomi berbasis tiga pilar utama dalam peluncuran NTT Mart OSOP di Kabupaten Belu. Tiga pilar tersebut meliputi One Village One Product (OVOP), One School One Product (OSOP), dan One Community One Product (OCOP).

Menurutnya, pendekatan ini dirancang untuk memaksimalkan potensi lokal dari berbagai lapisan masyarakat. Setiap desa, sekolah, dan komunitas didorong untuk menghasilkan produk unggulan masing-masing.

“Kalau setiap desa satu produk dan setiap sekolah satu produk, maka kita punya ribuan produk lokal,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa dari ribuan desa dan kelurahan di NTT, seluruhnya memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru. Hal ini akan menciptakan ekosistem produksi yang luas dan beragam.

Selain itu, pemerintah juga melibatkan berbagai komunitas, termasuk lembaga keagamaan, untuk turut berkontribusi dalam produksi berbasis komunitas.

“Ditambah komunitas, gereja, kelompok hobi, semua bisa produksi,” ucapnya.

Dengan integrasi ketiga pilar tersebut, pemerintah berharap tercipta sistem ekonomi yang mandiri dan berbasis kekuatan lokal.

Strategi ini diyakini mampu memperluas lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....