Bupati Sumba Barat Buka Musrenbang Kecamatan Kota Waikabubak

  • 11 Feb 2026 21:56 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba – Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kota Waikabubak untuk perencanaan tahun 2026, Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Waikabubak itu dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat, Sekretaris Daerah, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, kepala desa dan lurah, serta perwakilan masyarakat.

Musrenbang tersebut menjadi forum strategis untuk menghimpun dan menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa dan kelurahan. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang tahun ini dilakukan dengan pengetatan usulan program karena keterbatasan anggaran daerah.

“Tahun 2026, anggaran sebesar Rp127 miliar kembali ke pemerintah pusat akibat sejumlah pembangunan yang tidak berjalan optimal. Karena itu, kita harus memiliki kemauan, konsistensi, dan komitmen yang kuat untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah,” ujar Yohanis Dade.

Ia menjelaskan, perencanaan pembangunan harus berbasis data akurat dan kebutuhan riil masyarakat. Para kepala desa diminta turun langsung ke lapangan bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, serta Dinas Perumahan Rakyat untuk memastikan validitas data. Selain itu, pengelolaan dana desa harus tepat sasaran dengan pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Bupati juga menegaskan bahwa penyediaan air bersih dan air minum di setiap kampung menjadi prioritas utama pemerintah daerah. “Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi target yang wajib kita wujudkan. Kita harus bekerja dengan hati, jujur, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten Sumba Barat yang masuk tiga besar terbaik pengelolaan APBD di Nusa Tenggara Timur serta dinilai sebagai daerah terbersih di Pulau Sumba dengan kategori zona hijau. Ia juga menekankan pentingnya loyalitas aparatur, transparansi pengelolaan dana BOS, disiplin kepala sekolah, serta ketegasan terhadap peredaran minuman keras dan praktik perjudian di desa. Musrenbang ini diharapkan menghasilkan program prioritas yang tepat guna dan berkelanjutan guna mendukung kemajuan Kecamatan Kota Waikabubak serta Kabupaten Sumba Barat secara keseluruhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....