Sekjen ATR/BPN: Pejabat Administrator Harus Jadi Penggerak Perubahan
- 25 Jul 2026 15:16 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kepemimpinan di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dituntut untuk terus bertransformasi. Tak lagi sekadar menyelesaikan tugas administratif, para Pejabat Administrator kini diharapkan menjadi motor penggerak perubahan yang mampu menghadirkan kinerja nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I hingga III Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN, Rabu, 22 Juli 2026. "Kementerian ATR/BPN membutuhkan pemimpin Administrator yang mampu membaca perubahan, membangun kolaborasi, mengambil keputusan yang tepat, dan menggerakkan organisasi menghasilkan kinerja yang berdampak bagi masyarakat," ujar Dalu Agung Darmawan.
Menurutnya, seorang Kepala Satuan Kerja (Satker) harus mampu melihat berbagai tantangan di unit kerjanya dan menghadirkan solusi inovatif, bukan hanya menjalankan rutinitas. Ia menegaskan bahwa arah dan kemajuan sebuah Kantor Pertanahan sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan pejabat administrator.
"Kalau Anda sekarang bekerja menjadi Kepala Satker, apa yang harus ditingkatkan di kantor ini? Permasalahan apa yang muncul di kantor ini? Bagaimana Anda melihat kondisi dan langkah ke depannya gerak Kantor Pertanahan itu sangat bergantung pada Anda," ujarnya.
Sebanyak 131 pegawai mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator Tahun 2026, terdiri atas 20 Pejabat Administrator dari Kementerian ATR/BPN Pusat dan 111 Pejabat Administrator dari Satker di berbagai daerah. Selama pelatihan, para peserta akan dibekali berbagai materi strategis, mulai dari kepemimpinan Pancasila dan nasionalisme, kepemimpinan kinerja, manajemen kinerja, hingga aktualisasi kepemimpinan organisasi.
Program yang berlangsung sejak 17 Juni hingga 2 November 2026 ini juga mencakup pembelajaran mandiri, e-learning, studi lapangan, serta penyusunan produk aktualisasi kepemimpinan yang akan dievaluasi secara menyeluruh. Selain meningkatkan kompetensi individu, Sekjen ATR/BPN juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan komunikasi di lingkungan kerja.
Ia mendorong seluruh peserta untuk membangun dialog kinerja secara rutin serta mempercepat integrasi data sebagai fondasi transformasi pelayanan publik. "Lakukan dialog-dialog kinerja secara rutin dengan para pejabat dan pegawai di Satker masing-masing. Kita juga mulai mengubah budaya kerja lewat integrasi data. Data kita semakin hari semakin baik. Di berbagai kesempatan kita telah banyak bertemu dengan berbagai kementerian/lembaga untuk membangun integrasi data kita untuk mencapai tujuan dari program yang kita jalankan," katanya.
Pembukaan PKA turut dihadiri Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi, Norman Subowo, yang melaporkan kesiapan pelaksanaan pelatihan secara daring. Sementara prosesi pembukaan dipandu oleh Analis Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara Madya, Ivan Syahreza.
Melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator 2026, Kementerian ATR/BPN berharap lahir para pemimpin yang adaptif, inovatif, dan mampu membawa perubahan positif di setiap satuan kerja, sehingga pelayanan pertanahan dan tata ruang semakin berkualitas serta berdampak nyata bagi masyarakat. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....