Kolaborasi Literasi Digital Dukung Kemandirian Disabilitas
- 27 Mar 2025 16:38 WIB
- Kupang
KBRN, Rote: Kolaborasi lintas sektor diperlukan dalam mendukung literasi digital individu berkebutuhan khusus. Peran semua pihak sangat krusial.
UPT Kementerian Sosial menerapkan program literasi digital melalui layanan ATENSI bagi disabilitas netra.
Namun, durasi pelatihan yang terbatas menjadi kendala dalam menyampaikan literasi digital yang mendalam.
Lokakarya rutin yang melibatkan pekerja sosial dan psikolog dapat menjadi solusi efektif dalam pelatihan.
Selain pemerintah, masyarakat juga harus berkontribusi melalui seminar dan lokakarya inklusif bagi disabilitas.
Menurut Kusuma dan Andriani (2020), kolaborasi mendorong inovasi dalam menciptakan solusi teknologi yang ramah disabilitas.
Dukungan keluarga memastikan individu berkebutuhan khusus menggunakan teknologi dengan aman dan bijak.
Mengatur waktu layar dan menjaga privasi di dunia maya menjadi bagian penting dalam literasi digital.
Literasi digital juga berkontribusi pada kemandirian finansial, seperti menjadi content creator berbasis daring.
Penting untuk melatih kemampuan berpikir kritis agar individu mampu mengenali informasi valid.
Keterampilan literasi digital bukan hanya teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan produktivitas.
Dengan kolaborasi kuat, peluang lebih besar terbuka bagi individu berkebutuhan khusus di era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....