Hilang di Pangabatang Tiga Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat Tim SAR Gabungan

  • 06 Okt 2026 20:30 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Operasi pencarian tiga penyelam yang sempat hilang di perairan Pulau Pangabatang, Kabupaten Sikka, nemasuki hari kedua pencarian, Senin 5 Oktober 2026, kemarin , seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan. Ketiga korban yang ditemukan yakni Dervla Mulligan (28) dan Darragh (27), warga negara Irlandia, serta Frederik Horimpun (39), warga negara Indonesia yang merupakan dive guide asal Maumere.

Sebelumnya, seorang penyelam lainnya, Patricia (42), warga negara Austria, telah ditemukan selamat pada hari pertama pencarian, Minggu 4 Oktober 2026. Dengan demikian, enam orang yang sebelumnya melakukan aktivitas penyelaman di kawasan Pulau Pangabatang berhasil diselamatkan.

Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan tersebut. Menurutnya, keberhasilan menemukan seluruh korban dalam kondisi selamat tidak terlepas dari kerja cepat, koordinasi dan sinergi seluruh unsur di lapangan.

“Kami mengapresiasi seluruh personel dan unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini. Semua bergerak bersama dengan satu tujuan, yaitu menemukan para korban dan memastikan mereka dapat kembali dalam keadaan selamat,” ujar Kombes Pol. Irwan dalam siaran pers diteriam RRI, Selasa 6 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, pencarian di wilayah perairan memiliki tantangan tersendiri karena kondisi arus, luasnya wilayah pencarian dan kemungkinan perubahan posisi korban. Karena itu, setiap unsur harus mampu bergerak cepat sekaligus memperhatikan perkembangan kondisi di lapangan.

“Dalam pencarian di laut, kita harus mampu membaca kondisi arus dan memperkirakan arah hanyut korban. Koordinasi dan pertukaran informasi menjadi sangat penting agar pencarian dapat dilakukan secara efektif,” ujarnya.

Kombes Pol. Irwan juga mengapresiasi peran personel Ditpolairud Polda NTT yang bersama unsur SAR lainnya melakukan penyisiran menggunakan KP.P. Sukur 3007 hingga akhirnya salah satu korban berhasil ditemukan.

“Seluruh penyelam yang sempat dinyatakan hilang berhasil ditemukan, ini menjadi kebahagiaan bagi keluarga korban dan seluruh personel yang terlibat. Semangat kemanusiaan dan kerja sama lintas instansi menjadi kekuatan utama dalam operasi ini,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., turut mengapresiasi kerja bersama seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.

“Yang paling utama adalah keselamatan para korban, kami bersyukur seluruh penyelam yang sempat hilang akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Ini merupakan hasil kerja bersama dan koordinasi seluruh unsur di lapangan,” ujar AKBP Bambang.

Ia menegaskan, Polres Sikka bersama seluruh unsur terkait akan terus mendukung upaya pencarian dan pertolongan apabila terjadi kondisi darurat di wilayah perairan Kabupaten Sikka. Operasi tersebut melibatkan 19 personel Tim Rescue Kantor SAR Maumere, enam personel Ditpolairud Polda NTT/Marnit Sikka, satu personel Satpolair Polres Sikka, empat personel Lanal Maumere, serta unsur keluarga korban.

Sejumlah sarana laut dikerahkan, yakni KP.P. Sukur 3007 milik Ditpolairud Polda NTT, KN. SAR Punta Dewa 205 milik Kantor SAR Maumere, perahu karet dan searaider. (VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....