Polres Sumba Barat Daya Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan

  • 29 Sep 2026 07:09 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba — Tim URC Polres Sumba Barat Daya bersama personel Polsek Kodi Utara berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan seorang korban meninggal dunia. Penanganan kasus tersebut dilakukan setelah polisi menerima informasi mengenai kejadian yang terjadi di wilayah hukum Polsek Kodi Utara.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Jumat, 25 September 2026, sekitar pukul 21.30 WITA, di Kampung Rada Meter, Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya. Polisi kemudian melakukan langkah penyelidikan untuk mengungkap perkara serta mencari keberadaan pria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Setelah menerima informasi, petugas langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran. Upaya tersebut membuahkan hasil pada Minggu, 27 September 2026, sekitar pukul 00.30 WITA, ketika terduga pelaku berhasil diamankan petugas di sekitar Kampung Rada Meter.

Usai diamankan, terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Polres Sumba Barat Daya. Pria tersebut kemudian diserahkan kepada penyidik Unit Pidum Sat Reskrim untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Dalam penanganan perkara, polisi masih melakukan pencarian terhadap barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan. Penyidik juga akan memeriksa terduga pelaku dan para saksi, melaksanakan gelar perkara, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai bagian dari proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polres Sumba Barat Daya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait perkara tersebut. Kepolisian meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum hingga seluruh tahapan penyidikan selesai. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....