Kapolda NTT Tindak Lanjut Kematian Sisiwi Gantung Diri
- 04 Feb 2026 17:25 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Kapolda Irjen Pol Rudi Darmoko menyampaikan, jajarannya bergerak cepat menindaklanjuti kasus meninggalnya YBR (10), siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, yang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di pohon cengkih, menyedot perhatian publik hingga tingkat nasional.
Hal tersebut disampaikan Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko pada acara syukuran Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA-PPO) Polda NTT, Rabu (4/2/206), di Mapolda NTT.
“Saya telah memerintahkan Kapolres Ngada hari ini juga langsung ke rumah duka untuk memberikan bantuan, baik bantuan material maupun pendampingan mental kepada keluarga korban,” ujar Kapolda.
Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Rudi Darmoko menegaskan komitmen kepolisian daerah dalam menangani kasus perlindungan anak secara serius dengan pendekatan kemanusiaan.
“Peristiwa di Ngada menjadi pengingat bahwa penanganan kasus perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dilihat semata dari aspek hukum, tetapi juga menyangkut aspek kemanusiaan dan kesehatan mental,”katanya lagi.
Kapolda berharap kehadiran Ditres PPA-PPO dan Rumah Bahagia dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Polda NTT berencana segera meresmikan Rumah Bahagia yang berada di lingkungan Ditres PPA-PPO.
“Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pendampingan korban dengan melibatkan polisi wanita bersertifikasi, Bhayangkari, serta mitra lembaga terkait untuk mendukung proses trauma healing,” tutup Kapolda.(VFZ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....