Umur Baru, Harapan Baru dari Pinggir Jalan

  • 11 Agt 2026 17:57 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Di tengah hiruk-pikuk persiapan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, sejumlah warga memilih memanfaatkan momentum kemerdekaan untuk mencari penghasilan. Di pinggir lampu merah, bendera merah putih berukuran kecil, ornamen kemerdekaan dan tisu menjadi barang dagangan yang ditawarkan kepada pengendara.

Salah satunya Wandi Kapu, penyandang disabilitas yang setiap hari berjualan di pinggir jalan. Dengan keterbatasan fisik yang dimilikinya, Wandi tetap berusaha mandiri dan menikmati pekerjaannya sebagai penjual tisu dan ornamen kemerdekaan.

Bagi Wandi, berjualan bukan sekadar cara mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia menyebut aktivitas tersebut sebagai hobi yang dijalani dengan rasa syukur, meski penghasilan yang diperoleh tidak selalu besar.

Menjelang peringatan HUT ke-81 Indonesia, Wandi memiliki harapan yang sederhana namun penuh makna. Ia ingin Indonesia semakin berhasil dan seluruh masyarakat dapat merasakan kemerdekaan dalam mengambil keputusan.

“Semoga semua orang merdeka dalam mengambil keputusan,” ujar Wandi. Di balik kalimat sederhana itu, terselip harapan agar kemerdekaan tidak hanya dirasakan oleh mereka yang memiliki kemampuan dan kesempatan lebih, tetapi juga oleh masyarakat kecil seperti dirinya.

Wandi juga berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap pedagang kecil dan penyandang disabilitas. Ia menginginkan tempat berjualan yang layak sehingga dapat mencari penghasilan dengan lebih aman dan nyaman.

Di usia Indonesia yang ke-81, harapan Wandi menjadi pengingat bahwa makna kemerdekaan tidak berhenti pada perayaan dan ornamen merah putih. Kemerdekaan juga berarti kesempatan bagi setiap warga, termasuk penyandang disabilitas, untuk bekerja, menentukan pilihan dan menjalani kehidupan secara mandiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....