Salome Ramai Kupang: Ubah Jajanan Kaki Lima Jadi Bisnis Modern
- 08 Jul 2026 20:05 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kejelian dalam melihat potensi jajanan lokal mampu mengubah makanan kaki lima sederhana menjadi sebuah bisnis kuliner yang diminati dan berkembang pesat. Strategi inilah yang sukses dijalankan oleh Candra Satria T. Lake dan Elis Setiawan, pasangan muda berjiwa wirausaha sekaligus pemilik usaha Salome Ramai Kupang.
Hadir sebagai narasumber dalam Obrolan Teras UMKM Pro 4 RRI Kupang pada Rabu, 8 Juli 2026, Candra dan Elis membagikan perjalanan inspiratif mereka dalam membangun dan mempertahankan eksistensi merek kuliner salome—jajanan khas sejenis bakso di NTT—hingga sukses memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kota Kupang.
Nama "Salome Ramai" sendiri diambil dari harapan dan doa agar usaha kuliner yang mereka rintis selalu dipadati oleh pembeli. Mengawali bisnis dari skala rumahan dan lapak kecil, Candra dan Elis konsisten memfokuskan usaha mereka pada kualitas rasa, higienitas, dan adaptasi terhadap tren pasar.
| Baca juga: Loka Beads Dukung Ekonomi Kreatif |
Untuk memanjakan lidah konsumen, Salome Ramai Kupang kini menawarkan hingga 10 jenis varian salome yang berbeda. Kehadiran sepuluh varian ini tidak lepas dari peran aktif para pelanggan yang kerap memberikan masukan, sehingga keduanya bisa terus berinovasi mengikuti minat pasar dan selera pencinta kuliner terbaru.
"Kami ingin menaikkan kelas jajanan salome ini. Bukan sekadar jajanan pinggir jalan biasa, tetapi sebuah produk kuliner lokal yang diolah dengan standar kebersihan yang baik dan bahan berkualitas, namun tetap mempertahankan harga yang terjangkau bagi semua kalangan," ujar Candra
Seiring berjalannya waktu, Salome Ramai Kupang terus melebarkan sayapnya demi memuaskan selera konsumen yang kian beragam. Kini, produk yang ditawarkan bukan hanya berfokus pada salome saja. Candra dan Elis telah menambahkan beberapa menu pendamping baru, salah satunya adalah aneka bakaran seafood (makanan laut). Kehadiran menu bakaran ini sukses menambah opsi pilihan hidangan yang kaya akan cita rasa bagi para pelanggan setianya.
Elis Setiawan menambahkan bahwa tantangan terbesar dalam mengelola bisnis kuliner lokal ini adalah menjaga konsistensi rasa di tengah fluktuasi harga bahan baku di pasar. Namun, berkat manajemen produksi yang teratur, pemanfaatan promosi digital, serta keberanian berinovasi pada menu-menu baru seperti bakaran seafood, Salome Ramai tetap eksis dan terus berkembang.
Di akhir sesi obrolan, kedua narasumber menitipkan pesan dan refleksi mendalam bagi para pelaku UMKM serta generasi muda yang sedang berjuang merintis usaha.
"Kita harus menjaga pikiran dan hati. Karena apa yang didoakan dan diharapkan, jika dikerjakan dengan hati yang tulus pasti terwujud," pesan mereka menutup dialog dengan penuh optimisme. (TT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....