Masyarakat Dukung DTSEN Asal UMKM Tetap Diperhatikan Pemerintah
- 22 Jun 2026 07:17 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pelaksanaan program nasional pembangunan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dijalankan pemerintah melalui sistem pendataan door to door mulai dilakukan di berbagai daerah, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT). Program ini mendapat beragam tanggapan dari masyarakat, termasuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berharap pendataan dapat berjalan lancar serta menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Salah satu pelaku UMKM Salome di Kota Kupang, Gimin, menyambut baik pelaksanaan pendataan tersebut. Saat diwawancarai RRI, ia menilai program ini dapat memberikan dampak positif apabila benar-benar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah juga perlu memastikan warga pendatang atau masyarakat yang tinggal sementara di suatu wilayah tetap dapat terdata dengan baik melalui koordinasi bersama pihak kelurahan.
“Kalau ke depannya untuk kepentingan atau kemakmuran masyarakat, oke saya dukung. Yang penting masyarakat diperhatikan,” ujar Gimin.
Namun, ia mengakui masih ada kekhawatiran di tengah masyarakat terkait kemungkinan dampak data ekonomi terhadap kebijakan perpajakan. Ia menegaskan bahwa banyak pelaku UMKM kecil masih berjuang mempertahankan usaha di tengah kenaikan harga bahan pokok dan belum memiliki pendapatan yang stabil.
Selain itu, Gimin menilai tantangan dalam pelaksanaan sensus adalah banyaknya warga yang berpindah-pindah tempat tinggal tanpa melapor kepada RT, RW, maupun kelurahan setempat.
“Harus pemerintah bisa menyikapi itu. Banyak warga yang hanya tinggal sementara atau kontrak, lalu pindah tanpa ada pendataan yang jelas,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah dan aparat kelurahan dapat bekerja sama agar seluruh masyarakat dapat terdata secara akurat. Sementara itu, pemilik usaha kos-kosan di Kota Kupang, Phillomena Mo, menilai program pendataan door to door sangat bermanfaat.
Menurutnya, metode tersebut memungkinkan petugas melihat langsung kondisi masyarakat sehingga bantuan pemerintah dapat disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Ia menyebut pendataan yang akurat menjadi kunci dalam mewujudkan program bantuan yang tepat sasaran.
Di akhir wawancara, baik Gimin maupun Phillomena berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pendataan, tetapi juga memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM kecil dan para nelayan yang menghadapi ketidakpastian pendapatan akibat hasil tangkapan yang tidak menentu. Mereka berharap data yang dikumpulkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....