Digitalisasi Jadi Kunci Penguatan Daya Saing UMKM Lokal

  • 13 Jun 2026 15:15 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Mahasiswi Program Studi Administrasi Bisnis, Mariani Magdalena, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai Juara 1 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2025 Tingkat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana). Prestasi membanggakan ini diraih berkat gagasan kreatifnya yang tertuang dalam karya ilmiah berjudul "Pemberdayaan UMKM Kota Kupang Melalui Pelatihan Strategi SEM Berbasis PPC dan SEO Untuk Meningkatkan Daya Saing Digital".

Kepada RRI pada Selasa, 9 Juni 2026, Mariani mengisahkan perjalan panjang di balik kesuksesan tersebut. Ia mengaku sempat menghadapi tekanan yang luar biasa karena minimnya waktu persiapan di tengah masa ujian kampus namun berhasil menyelesaikan dengan tepat waktu.

Inspirasi penulisan karya ilmiah ini berawal dari mata kuliah digital marketing serta pengalaman pribadinya dalam mengelola sebuah usaha kerajinan tangan custom bernama Chenny Store. Ketertarikannya semakin kuat setelah melihat data di lapangan bahwa terdapat 17.609 UMKM di Kota Kupang pada tahun 2024 yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal, namun masih sangat minim sentuhan digitalisasi.

Melalui strategi Search Engine Marketing (SEM) yang memadukan Pay Per Click (PPC) dan Search Engine Optimization (SEO), Mariani menawarkan solusi konkret bagi para pelaku usaha untuk bertransformasi. Gagasan ini dirancang agar produk-produk lokal berkualitas milik masyarakat Kota Kupang dapat bersaing di pasar yang lebih luas dan tidak kalah saing dari produk luar daerah.

Implementasi strategi digital ini diakui memiliki tantangan tersendiri, terutama bagi para pelaku UMKM konvensional yang masih awam terhadap perkembangan teknologi. Kendati demikian, Mariani optimistis ide ini dapat berjalan optimal apabila ada kolaborasi dan komitmen bersama untuk menunjuk pengelola media sosial khusus pada sektor usaha tersebut.

Dalam penyusunan karya ilmiah, Mariani juga melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi UMKM di Kota Kupang. Ia menemukan bahwa masih banyak pelaku usaha yang belum memahami cara mempromosikan produk secara efektif melalui platform digital. Mereka punya potensi besar, tetapi masih membutuhkan dukungan dalam promosi dan pemasaran digital, jelasnya.

Mariani juga menekankan pentingnya intervensi dari pemerintah daerah dalam hal penyediaan akomodasi serta sarana pendukung bagi kemajuan para pelaku usaha. "Mereka sangat ingin dibantu dari segi dana ataupun segi lokasi, tempat, dan fasilitas untuk mereka menjual produk dan jasanya karena produk yang mereka miliki itu semua sangat berkualitas, tetapi masih kekurangan terkhususnya di bagian promosi," tambahnya.

Menurut Mariani, karya ilmiah yang ia susun bertujuan membantu UMKM beralih dari pola pemasaran konvensional menuju pemasaran digital yang lebih efektif. Ia menilai langkah tersebut penting mengingat UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Kota Kupang. Harapannya UMKM bisa lebih dikenal luas dan mampu bersaing dengan produk-produk dari luar daerah, tuturnya.

Keberhasilan meraih Juara 1 Pilmapres FISIP 2025 menjadi pengalaman berharga yang meningkatkan rasa percaya dirinya. Mariani berharap prestasi tersebut dapat memotivasi mahasiswa lain untuk berani mencoba dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Melalui ajang Pilmapres ini, Mariani tidak hanya membawa pulang gelar juara, tetapi juga berhasil mengalahkan rasa pesimis dan membangun kepercayaan diri yang baru. Ia berharap pencapaiannya ini dapat memotivasi mahasiswa lain di NTT untuk berani mencoba dan keluar dari zona nyaman demi memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (AK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....