UMKM Lokal Raup Berkah di Gerakan Pangan Murah Masjid Nurul Iman
- 27 Mei 2026 15:01 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT di Masjid Nurul Iman pada Selasa, 26 Mei 2026, tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga membawa dampak positif bagi pelaku UMKM lokal. Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat kegiatan ini adalah Daud Benu dari UMKM Sahanaya.
Daud mengaku sangat senang dapat terlibat dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah karena selain membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga pangan, kegiatan tersebut juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM. Menurutnya, antusias masyarakat yang datang berbelanja sangat tinggi sejak pagi hari.
“Kami sebagai pelaku UMKM sangat senang dengan kegiatan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi ini karena bisa membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah,” ujar Daud. Dalam kegiatan tersebut, UMKM Sahanaya menjual berbagai komoditas pangan seperti bawang merah dan bawang putih seharga Rp35 ribu per kilogram, cabai kemasan Rp10 ribu, wortel, hingga jeruk dengan harga yang lebih rendah dibanding harga pasar.
Daud mengatakan harga yang ditawarkan sengaja dibuat lebih murah agar masyarakat dapat menjangkau kebutuhan pokok di tengah harga pangan yang terus meningkat. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin setiap bulan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat maupun pelaku UMKM.
“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena selain membantu masyarakat, kami pelaku UMKM juga bisa mendapatkan penghasilan,” katanya. Gerakan Pangan Murah sendiri diselenggarakan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Iduladha.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT bekerja sama dengan Bulog, distributor, petani, hingga pelaku UMKM agar masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Masyarakat yang hadir pun menyambut baik kegiatan tersebut.
Mereka berharap pasar murah seperti ini dapat lebih sering digelar di berbagai lokasi agar kebutuhan pokok tetap mudah dijangkau. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....