Strategi Kreatif UMKM Morige, Dari Hobi Jadi Produk Unggulan Berbasis Lokal
- 25 Apr 2026 17:36 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang: Program Beranda Astacita - UMKM Bicara dalam rangkaian Kupang Sore di Pro 1 RRI Kupang, Senin (20/4/2026), mengangkat tema strategi pemasaran kreatif bagi pelaku UMKM dengan menghadirkan Gledis Naray atau yang akrab disapa Mama G, owner Morige. Dalam dialog tersebut, dibahas bagaimana kreativitas dan inovasi menjadi kunci utama agar produk UMKM mampu bertahan sekaligus bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin dinamis.
Morige sendiri merupakan produk olahan berbasis bahan lokal khas Nusa Tenggara Timur, yakni sorgum dan daun kelor. Gledis menjelaskan, awalnya usaha ini hanya berangkat dari hobi memasak pada tahun 2018, dimulai dari kue basah hingga menerima pesanan makanan. Seiring waktu, muncul keinginan untuk menghadirkan produk yang lebih tahan lama dan bisa dijadikan oleh-oleh khas daerah.
Perjalanan Morige semakin berkembang ketika terlibat dalam program pemerintah terkait penanganan stunting melalui produksi biskuit sorgum. Dari pengalaman tersebut, Morige mulai dikenal luas dan mengembangkan berbagai produk turunan seperti teh kelor, serbuk kelor, hingga aneka cookies berbahan dasar lokal. Saat ini, Morige telah memiliki sekitar 17 varian produk dengan standar produksi yang lebih profesional.
Dalam hal pemasaran, Gledis menekankan pentingnya memanfaatkan media sosial sejak awal, meskipun saat itu hanya melalui siaran langsung di Facebook. Selain itu, strategi kolaborasi menjadi salah satu kunci utama, baik dengan pemerintah, perbankan, maupun sesama pelaku UMKM. Kolaborasi ini dinilai mampu memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkuat posisi produk di pasar.
Tidak hanya itu, keikutsertaan dalam berbagai pameran juga menjadi strategi penting untuk memperkenalkan produk. Menurutnya, pameran bukan semata untuk penjualan, tetapi lebih kepada promosi dan membangun brand awareness. Konsistensi dalam mengikuti event membuat produk semakin dikenal masyarakat luas.
Dalam menghadapi persaingan, Morige tidak memandang pelaku UMKM lain sebagai kompetitor, melainkan mitra kolaborasi. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas produk, menjaga konsistensi rasa, serta terus berinovasi mengikuti tren pasar. Gledis juga menegaskan pentingnya kemasan yang menarik karena menjadi daya tarik pertama bagi konsumen.
Menutup dialog, Ia memberikan pesan kepada pelaku UMKM, khususnya generasi muda, agar berani memulai usaha tanpa terlalu banyak pertimbangan. Ia juga mengingatkan pentingnya mengurus perizinan sejak awal serta memanfaatkan potensi bahan lokal sebagai peluang usaha. Dengan inovasi, kolaborasi, dan keberanian mencoba, UMKM diyakini mampu berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....