Program Bawang Goreng Jadi Harapan Baru Warga

  • 29 Mar 2026 19:13 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote – Program pengolahan bawang goreng di Desa Oenitas di Kabupaten Rote Ndao menjadi harapan baru bagi warga. Program ini dinilai mampu meningkatkan pendapatan petani.

Kegiatan tersebut diinisiasi Dinas Nakertrans Provinsi NTT. Fokus utama program adalah peningkatan nilai tambah hasil pertanian.

Kepala Dinas Nakertrans NTT Yosef Rasi menyebut bawang merah sebagai komoditas unggulan. Ia menilai potensi tersebut perlu diolah secara kreatif.

“Bawang tidak hanya dijual mentah, tetapi bisa menjadi produk olahan bernilai tinggi,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam usaha desa.

Pelatihan mencakup pembuatan bawang goreng aneka rasa dan kemasan menarik. Peserta juga dibekali pengetahuan digital marketing.

Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi D. Dethan mengapresiasi program tersebut sebagai langkah strategis. Ia menyebut program ini selaras dengan visi pembangunan daerah.

“Kegiatan ini bisa meningkatkan pendapatan saat harga bawang turun,” katanya Sabtu, 28 Maret 2026. Ia berharap ada pendampingan berkelanjutan dari pemerintah.

Produk bawang goreng diberi merek “Kribo” sebagai identitas lokal. Pemerintah menargetkan produk ini bisa menembus pasar luar daerah.

Selain ekonomi, kegiatan juga menyentuh aspek kesehatan melalui sosialisasi stunting. Edukasi gizi menjadi bagian penting dalam pemberdayaan masyarakat.

Di akhir kegiatan, bantuan alat produksi diserahkan kepada warga. Program ini diharapkan menjadi awal kemandirian ekonomi Desa Oenitas. (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....