Aset Perbankan di Provinsi NTT Tetap Solid hingga Mei 2026

  • 12 Jul 2026 11:55 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang-Aset Perbankan di Provinsi NTT tetap menunjukan kinerja yang solid, hingga Mei 2026 pertumbuhan Rp 4.432 miliar (8,35%) secara yoy mencapai Rp 57.305 miliar rupiah.

Demikian disampaikan Kepala OJK Provinsi NTT Yan Jimmy Hendrik Simarmata kepada wartawan, Jumat 10 Juli 2026, di Kupang.

"Sementara penyaluran kredit di Provinsi NTT menunjukan tren yang tetap terjaga hingga Mei 2026 pencapain pertumbuhan Rp 1.49 miliar(3,17) secara yoy mencapai Rp 47,563 miliar rupiah," ujar Kepala OJK NTT.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga di Provinsi NTT menunjukan penguatan signifikan hingga Mei 2026 dengan pertumbuhan mencapai Rp 4.722 miliar (12,70,%) secara yoy mencapai Rp 42.891 miliar.

Menurut Yan Jimmy Hendrik Simarmata Kota Kupang masih menjadi pusat aktivitas perbankan di NTT dengan total aset, DPK, eldan kredit tertinggi, sementara secara pertumbuhan persentase aset dan DPK peningkatan signifikan tetap terlihat pada Kab Lembata.

"Kabupaten Kupang menunjukan kontraksi kinerja yang masih mencatat kontraksi pada seluruh indikator utama yaitu aset, kredit dan DPK," katanya lagi.

Walaupun begitu pertumbuhan keuangan antar kabupaten masih belum merata, tercermin adanya beberapa wilayah dengan pertumbuhan positif cukup tinggi, namun di sisi lain masih ada kabupaten yang mengalami kontraksi pada indikator tertentu. Secara umum ekonomi Provinsi NTT tumbuh 5,32% yoy, pada Triwulan I tahun 2026, tetapi mengalami kontraksi- 4,97% dibanding Triwulan IV-2025.

"Secara spasial pertumbuhan ekonomi tertinggi berad di wilayah Bali dan Nusa Tenggara (7,93), dimana sumber pertumbuhan utama yakni pertambangan, industri pengolahan dan pertanian," pungkasnya.(VFZ).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....