Pastikan TKD efektif, Kanwil DJPb NTT Perkuat Sinergi dengan Pemkab Mabar
- 10 Jul 2026 17:32 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pada Kamis, 2 Juli 2026, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Nusa Tenggara Timur Adi Setiawan bersama Bupati Manggarai Barat yang diwakili Kepala BKAD Laurensius Y.A. Nabu, menggelar agenda diskusi dan konsultasi. Pertemuan ini untuk memastikan setiap rupiah anggaran TKD terlaksana secara efektif dan memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Kedua pihak berada pada visi yang sama untuk mengoptimalkan penyaluran dana Transfer ke Daerah. Pada pertemuan tersebut , Adi Setiawan menyampaikan hingga tanggal 2 Juli 2026, kinerja penyaluran Transfer ke Daerah di Kabupaten Manggarai cenderung menunjukkan peningkatan signifikan.
Dari Pagu TKD sebesar Rp.769,26 miliar, telah terealisasi Rp 436,49 miliar atau 57 persen , tumbuh 30 persen (y-on-y). Peningkatan kinerja tertinggi diraih oleh Dana Desa, dengan realisasi sebesar Rp51,59 miliar (92 persen dari pagu), atau tumbuh 87 persen (y-on-y).
Kinerja DAK Nonfisik dan DAU cenderung on-track, masing-masing OPD Pengelola maupun penerima manfaat dapat memenuhi dokumen syarat salur sesuai dengan waktu penyaluran yang ditetapkan dalam regulasi. Namun demikian untuk kinerja DBH terdapat indikasi tren penurunan, sehingga diperlukan koordinasi lebih intensif dengan OPD pengelola.
Khususnya yang berkaitan denganpenyelesaian laporan penggunaan dana TAYL maupun rencana penggunaan TAB. Demikian pula untuk kinerja DAK Fisik yang belum mencatatkan realisasi sampai dengan bulan Juni 2026 sehingga diperlukan akselerasi pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di masing-masing OPD Pengelola DAK Fisik.
Dalam kesempatan yang sama juga dibahas upaya penguatan dukungan pemda dalam program pembiayaan dan peningkatan peran UMKM guna menunjang aktivitas parawisata di Labuan Bajo. Berdasarkan data penyaluran KUR sd Juni 2026 pada Manggarai Barat Rp 94,07 miliar untuk 1.846 debitur dan untuk penyaluran UMi sd Juni 2026 telah terealisasi Rp.12,64 miliar untuk 2.197 debitur .
Menanggapi kinerja DAK Fisik yang belum terdapat realisasi, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman melalui pejabat yang mewakili menyampaikan bahwa pekerjaan subbidang sanitasi hingga saat ini masih dalam proses reviu APIP dan akan diajukan penyalurannya dengan segera ke KPPN Ruteng setelah beberapa ketentuan terpenuhi. Berdasarkan informasi kinerja penyaluran TKD dimaksud, Kepala BKAD Laurensius Y.A. Nabu menyambut baik pelaksanaan diskusi dan sharing informasi kinerja TKD Kabupaten Manggarai Barat.
Pihaknya berkomitmen untuk berupaya maksimal dan segera mengakselerasi melalui koordinasi dengan OPD pengelola. Pada akhir acara, Adi Setiawan menyatakan bahwa Kanwil DJPb Provinsi NTT beserta KPPN Ruteng terus melakukan penguatan koordinasi, asistensi, dan monitoring kepada pemerintah Manggarai Barat, agar penyaluran DAK Fisik Tahun 2026 dapat berjalan optimal, tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Manggarai Barat.
Alokasi Berdasarkan Jenis Pengeluaran
Selanjutnya Adi Setiawan menambahkan sektor Transportasi mendominasi serapan anggaran dengan total realisasi mencapai 51,26% (Rp248,37 miliar) dari pagu Rp484,58 miliar, sejalan dengan fokus utama pemerintah untuk mengatasi hambatan logistik guna menekan biaya distribusi barang. Pengeluaran untuk Makanan, Minuman, dan Tembakau mencatatkan realisasi sebesar 36,12% (Rp33,64 miliar) dari pagu Rp93,13 milar, sedangkan Pendukung Kelompok Pengeluaran terealisasi sebesar 27,94% (Rp211,32 juta) dari pagu Rp756,27 juta.
Memasuki awal semester kedua Tahun 2026, pemerintah melalui Kanwil DJPb Provinsi Nusa Tenggara Timur dan seluruh K/L terkait akan terus mendorong percepatan penyerapan anggaran secara akuntabel dan tepat sasaran. Langkah ini diharapkan mampu untuk turut menjaga inflasi tetap berada pada rentang sasaran yang ditetapkan, sekaligus melindungi daya beli masyarakat. (rls/at)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....