Realisasi Program Prioritas APBN Capai Rp420,2 Triliun

  • 23 Sep 2025 13:25 WIB
  •  Kupang

KBRN, Rote: Wakil Menteri Keuangan I, Suahasil Nazara memaparkan realisasi belanja program prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Belanja tersebut tercatat mencapai Rp420,2 triliun hingga Agustus 2025.

Suahasil menjelaskan alokasi itu mencakup program perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, serta dukungan bagi sektor strategis. Termasuk di dalamnya program makan bergizi gratis dan cek kesehatan gratis yang telah berjalan nasional.

Program Keluarga Harapan menyerap Rp74,6 triliun dengan sasaran 10 juta keluarga penerima manfaat. Program Indonesia Pintar menyalurkan Rp8,7 triliun kepada 18,6 juta siswa penerima bantuan.

Program KIP Kuliah melayani 1,05 juta mahasiswa dengan anggaran Rp9,8 triliun. Sementara itu, Program Sembako atau BPNT menyerap Rp34,4 triliun bagi penerima manfaat.

Program Jaminan Kesehatan Nasional merealisasikan Rp34,7 triliun hingga September 2025. Pemerintah juga menyalurkan tunjangan profesi guru dan dosen sebesar Rp53,2 triliun.

“Belanja APBN diarahkan untuk perlindungan sosial, pendidikan, perumahan, serta dukungan program strategis masyarakat,” ujar Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN Kita lewat kanal Youtube Kementerian Keuangan, Senin (22/9/2025).

Selain itu, Sekolah Rakyat mendapat Rp788,7 miliar untuk 100 sekolah melayani 9.780 siswa. Sekolah Unggulan Garuda telah menyerap Rp3,3 triliun bagi 550 sekolah dengan 40 ribu siswa.

Di sektor perumahan, program Tapera dan FLPP menyerap Rp21,3 triliun. Program itu memberi manfaat kepada 226 ribu masyarakat berpenghasilan rendah melalui rumah layak huni.

Realisasi subsidi energi mencapai Rp41,5 triliun hingga September 2025. Pemerintah juga menyalurkan kompensasi energi sebesar Rp66,5 triliun untuk menjaga stabilitas harga.

Selain itu, Bulog menerima Rp12,2 triliun guna cadangan pangan nasional. Lumbung pangan menyerap Rp6,4 triliun, ditambah program kampung nelayan dan budidaya ikan Rp1 triliun.

Program revitalisasi sekolah menyerap Rp9,22 triliun hingga September. Pemerintah juga merealisasikan Rp7,9 triliun untuk bendungan dan irigasi, serta Rp5,5 triliun preservasi jalan.

Dengan demikian, realisasi belanja program prioritas APBN 2025 mencapai Rp420,2 triliun. Angka tersebut mencakup perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, perumahan, energi, serta infrastruktur publik. (NLL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....