Kolaborasi Medis Perkuat Deteksi Jantung Anak Sumba Barat

  • 22 Sep 2026 09:36 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Upaya deteksi dini penyakit jantung pada anak di Kabupaten Sumba Barat diperkuat melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sumba Barat bersama UKK Kardiologi IDAI, IDAI Cabang Nusa Tenggara Timur dan sejumlah yayasan filantropi di wilayah Sumba. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan dan skrining jantung anak, Sabtu, 19 September 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Dinas Kesehatan tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA dengan target 300 anak. Selain skrining jantung, peserta juga mendapatkan pemeriksaan status antropometri dan edukasi mengenai pertumbuhan serta kesehatan anak.

Sambutan Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH, yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan Drg. Bonar B. Sinaga, M.Kes, menyebutkan pembangunan kesehatan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kerja sama lintas lembaga dinilai penting agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Skrining melibatkan delapan dokter spesialis anak dan subspesialis kardiologi anak yang tergabung dalam Tim Medis UKK Kardiologi IDAI. Di antaranya Dr. dr. Piprim B. Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K), dr. Rizky Adriansyah, Sp.A, Subsp.Kardio(K), Prof. dr. Indah Kartika Murni, Ph.D, Sp.A, Subsp.Kardio(K), serta sejumlah pengurus UKK Kardiologi IDAI dari berbagai daerah.

Kehadiran tim medis tersebut mendukung pemeriksaan anak yang memiliki tanda maupun faktor risiko gangguan kesehatan jantung. Deteksi sejak dini diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan menentukan kebutuhan pemeriksaan lanjutan dan rujukan sesuai kondisi masing-masing anak.

Pemkab Sumba Barat juga mendorong keberlanjutan kerja sama melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Salah satu langkah yang direncanakan adalah pelatihan penggunaan pulse oximeter untuk mendukung kemampuan tenaga kesehatan dalam mengenali tanda awal yang berkaitan dengan kelainan jantung pada anak.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap kesadaran orang tua terhadap kesehatan jantung anak semakin meningkat. Upaya tersebut menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia menuju Sumba Barat yang maju, berdaya saing, berkeadilan, serta memiliki generasi yang sehat dan berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....