Wabup Sumba Barat Hadiri Ibadah Emeritasi Pendeta
- 21 Sep 2026 14:20 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Wakil Bupati Sumba Barat, Thimotius Tede Ragga, S.Sos., menghadiri ibadah emeritasi Pdt. Alfred Dj. Samani, S.Th., M.Si., sekaligus syukuran memasuki masa pensiun Guru Injil Seingu Bani dan Guru Injil Herman Bulu Matto, Jumat, 18 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung sebagai ungkapan syukur sekaligus penghargaan atas perjalanan panjang pelayanan ketiga hamba Tuhan bagi gereja, jemaat, masyarakat, dan daerah.
Ibadah tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pelayanan Pdt. Alfred Dj. Samani yang telah mengabdikan diri sejak tahun 1992, dimulai dari masa vicariat hingga ditahbiskan sebagai pendeta dan akhirnya memasuki masa emeritasi. Sementara itu, Guru Injil Seingu Bani dan Guru Injil Herman Bulu Matto juga mendapat penghargaan atas pengabdian mereka selama menjalankan tugas pelayanan di tengah jemaat dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Thimotius Tede Ragga menyampaikan bahwa masa emeritasi dan pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak kehidupan yang baru. Menurutnya, dedikasi, keteladanan, serta kesetiaan yang telah diberikan selama puluhan tahun diharapkan tetap menjadi berkat bagi gereja dan masyarakat, meskipun ketiganya telah memasuki masa purna tugas.
Mengusung tema “Setia Menjaga Peran di Rumah Bersama”, momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh umat bahwa gereja, masyarakat, daerah, dan bangsa merupakan rumah bersama yang perlu dijaga, dirawat, dan dibangun melalui peran serta pengabdian setiap orang. Wakil Bupati juga mengajak seluruh elemen untuk terus mengedepankan kasih, persaudaraan, kepedulian, serta sikap saling menopang dan menghargai.
Wakil Bupati turut menyampaikan apresiasi atas pengabdian Pdt. Alfred Dj. Samani, Guru Injil Seingu Bani, dan Guru Injil Herman Bulu Matto yang dinilai telah meninggalkan warisan iman, ketekunan, kesetiaan, dan keteladanan bagi generasi penerus pelayanan gereja. Ia juga memberikan penghargaan kepada Gereja Kristen Sumba (GKS) atas perannya sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan serta pembinaan kehidupan sosial kemasyarakatan, khususnya dalam membentuk karakter dan perilaku jemaat di tengah masyarakat yang majemuk.
Ibadah emeritasi dan syukuran pensiun tersebut sekaligus menjadi refleksi bahwa berakhirnya masa tugas tidak berarti berakhirnya panggilan untuk melayani. Semangat “Setia Menjaga Peran di Rumah Bersama” diharapkan terus menjadi pedoman bagi seluruh elemen gereja dan masyarakat untuk tetap setia, peduli, serta menghadirkan kasih Tuhan bagi gereja, masyarakat, dan daerah. (Jl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....