Wabup Sumba Tengah Tekankan Pacuan Kuda Lestarikan Budaya

  • 14 Sep 2026 09:53 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Pacuan Kuda Tripika Cup III Kecamatan Umbu Ratu Nggay Tahun 2026 resmi dibuka Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, S.Hut., M.Si., di Lapangan Katonduk Jara, Desa Prarikaroku Jangga, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Sabtu, 12 September 2026.

Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Sumba Tengah, pimpinan perangkat daerah, Camat Umbu Ratu Nggay, Kapolsek Lendiwacu, para kepala desa, panitia penyelenggara, tokoh masyarakat serta para pemilik kuda pacu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati M. Umbu Djoka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia penyelenggara, sponsor, pecinta kuda pacu serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Tripika Cup III Kecamatan Umbu Ratu Nggay.

Ia menegaskan, pacuan kuda di tanah Sumba tidak hanya menjadi olahraga dan hiburan, tetapi juga bagian dari warisan budaya serta identitas masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang untuk mempererat persaudaraan sekaligus menjaga tradisi leluhur agar tetap hidup di tengah generasi penerus.

Wakil Bupati juga menyoroti dua nilai penting dalam pelaksanaan pacuan kuda, yakni pelestarian budaya dan penggerak ekonomi masyarakat. Kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan dampak ekonomi bagi pemilik dan peternak kuda, pedagang maupun pelaku UMKM di Kecamatan Umbu Ratu Nggay.

Ia mengajak seluruh peserta untuk bertanding secara jujur dan sportif dengan tetap menjunjung tinggi persaudaraan. Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah, kata dia, berkomitmen mendukung pengembangan pacuan kuda melalui peningkatan sumber daya peternak, pengembangan kuda lokal serta pengawasan dan penertiban lalu lintas ternak kuda.

Wakil Bupati meminta panitia memastikan keamanan dan ketertiban, kesehatan kuda serta keselamatan joki menjadi prioritas selama kegiatan berlangsung. Ia berharap seluruh rangkaian Tripika Cup III berjalan aman, tertib dan bertanggung jawab, sekaligus menjadi momentum memperkuat kebersamaan serta melestarikan pacuan kuda sebagai identitas budaya masyarakat Sumba Tengah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....