Wabup Sumba Barat Bahas Penanganan Kasus Kekerasan Seksual

  • 10 Sep 2026 06:48 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba – Wakil Bupati Sumba Barat, Thimotius Tede Ragga, S.Sos., menerima kunjungan Kepala Yayasan Yapnusda, Rm. Marsel Lamunde, CSSR, di ruang kerjanya, Rabu, 9 September 2026. Pertemuan tersebut membahas persoalan dugaan pelecehan seksual terhadap murid yang dilakukan oleh oknum guru di salah satu Sekolah Dasar Katolik (SDK) di bawah naungan Yayasan Yapnusda.

Dalam pertemuan itu, pihak yayasan menyampaikan persoalan yang terjadi sekaligus meminta saran dan masukan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat terkait langkah penanganan yang perlu dilakukan. Wakil Bupati didampingi Sekretaris Daerah Sumba Barat Yermia Ndapa Doda, S.Sos., Asisten II Yakobus Jefrison Dapamerang, SP., MM., dan Asisten III Daniel Umbu Sunga, S.STP., M.Tr.I.P.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Bupati Thimotius Tede Ragga menegaskan bahwa kasus tersebut harus mendapat perhatian serius dari semua pihak. Ia meminta agar proses penanganan terus dikawal dan proses hukum tetap dilanjutkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, penanganan kasus tidak boleh berhenti pada satu tahapan, tetapi harus dikawal secara serius hingga seluruh proses berjalan sebagaimana mestinya.

Wakil Bupati juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, pihak yayasan, serta pihak terkait lainnya dengan tetap mengutamakan kepentingan dan perlindungan anak. Sementara itu, Sekda Sumba Barat Yermia Ndapa Doda menyoroti mekanisme pergantian kepala sekolah yang harus dilakukan sesuai ketentuan, termasuk melalui pengusulan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) apabila berkaitan dengan aparatur yang berada dalam kewenangan tersebut.

Asisten III Daniel Umbu Sunga turut menyoroti pentingnya pemulihan bagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual. Menurutnya, selain proses hukum, kondisi psikologis dan rasa aman anak harus menjadi perhatian serius agar mereka dapat kembali memperoleh kepercayaan, termasuk dalam lingkungan pendidikan. Aspek pemulihan dinilai penting agar penanganan tidak hanya berfokus pada proses hukum, tetapi juga memastikan kepentingan dan masa depan anak tetap menjadi prioritas.

Kepala Yayasan Yapnusda, Rm. Marsel Lamunde, CSSR, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat atas perhatian terhadap persoalan tersebut. Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara yayasan dan pemerintah daerah terus terjalin untuk mencari langkah terbaik dalam penyelesaian persoalan.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam penanganan persoalan pendidikan sekaligus memastikan perlindungan, keamanan, dan kepentingan terbaik bagi peserta didik tetap menjadi perhatian utama. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....