BPJS Perkuat Layanan JKN Melalui Transformasi Digital Masyarakat

  • 17 Sep 2026 10:52 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - BPJS Kesehatan terus mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN melalui berbagai inovasi pelayanan. Pada dialog bersama RRI Sumba, Rabu, 16 September 2026 hadir kedua narasumber yakni Bapak Eduardus W. Leguna Sebo – Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kab. Sumba Barat dan Bapak Wahyu A. Prasetya – Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kab. Sumba Barat Daya. Mereka mengatakan transformasi layanan dilakukan dengan memanfaatkan kanal digital sehingga peserta dapat memperoleh informasi dan mengurus sejumlah kebutuhan administrasi secara lebih mudah.

Salah satu layanan yang terus diperkenalkan kepada peserta adalah aplikasi Mobile JKN. Aplikasi tersebut memberikan kemudahan bagi peserta untuk mengakses berbagai informasi kepesertaan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Melalui Mobile JKN, peserta dapat melakukan pengecekan informasi kepesertaan, melihat informasi fasilitas kesehatan, serta memanfaatkan sejumlah fitur pelayanan yang tersedia. BPJS Kesehatan juga menyediakan kanal lain seperti Care Center 165 dan PANDAWA untuk mendukung kebutuhan peserta.

Penguatan layanan digital menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemudahan, kecepatan dan kualitas pelayanan kepada peserta JKN. BPJS Kesehatan secara nasional juga terus mengembangkan berbagai layanan digital agar interaksi peserta dengan penyelenggara program semakin praktis.

Di wilayah Pulau Sumba, perluasan kepesertaan JKN juga menunjukkan capaian yang tinggi. Data per 31 Desember 2025 mencatat kepesertaan JKN di Sumba Barat sebanyak 147.960 peserta, sedangkan Sumba Barat Daya mencapai 414.757 peserta.

Capaian kepesertaan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah bersama BPJS Kesehatan dalam memperluas perlindungan kesehatan masyarakat. Seluruh kabupaten di Pulau Sumba juga memperoleh penghargaan UHC Awards 2026 atas komitmen terhadap cakupan jaminan kesehatan.

BPJS Kesehatan mengajak masyarakat tidak hanya memastikan sudah terdaftar sebagai peserta JKN, tetapi juga memahami berbagai kanal pelayanan yang tersedia. Pemanfaatan Mobile JKN diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh layanan administrasi dan informasi JKN secara lebih mudah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....