Pemkab SBD Evaluasi Penanganan Stunting Melalui Posyandu GEBRAK
- 08 Sep 2026 12:23 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba – Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Dominikus Alpawan Rangga Kaka, S.P., secara resmi membuka Pertemuan Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Posyandu GEBRAK (Gerakan Bersama Atasi Stunting), Jumat, 4 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BAPPERIDA Sumba Barat Daya dan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat penanganan stunting.
Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, Drs. Etmundus N. Nau, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) Kabupaten Sumba Barat Daya. Pertemuan tersebut melibatkan lintas sektor sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mencari solusi terpadu terhadap berbagai persoalan yang ditemukan selama pelaksanaan Monev Posyandu GEBRAK.
Monev sebelumnya telah dilaksanakan pada Juli 2026 di 12 desa. Dari hasil pemantauan di lapangan, masih ditemukan sejumlah kendala yang membutuhkan penanganan bersama, di antaranya rendahnya kehadiran sasaran Posyandu, pemahaman dan perilaku masyarakat, keterbatasan sarana dan prasarana Posyandu, akses air bersih dan jamban sehat, serta kondisi infrastruktur jalan.
Selain itu, hasil evaluasi juga menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas kader dan penguatan kelembagaan Posyandu. Persoalan ketepatan sasaran bantuan gizi turut menjadi perhatian, termasuk masih tingginya angka stunting di sejumlah lokasi. Berbagai temuan tersebut menjadi dasar pembahasan untuk menentukan langkah penanganan yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Rapat yang dimulai pukul 09.00 WITA itu diisi dengan pembahasan solusi konkret dan rencana tindak lanjut dari setiap instansi terkait. Masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penanggung jawab mempresentasikan usulan pemecahan masalah beserta data pendukung sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing, sehingga program penanganan stunting ke depan dapat dilaksanakan secara lebih optimal.
Mengingat pentingnya percepatan penurunan stunting bagi masa depan daerah, seluruh pimpinan OPD, Staf Ahli Bupati, serta para Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya hadir secara langsung tanpa diwakilkan. Sinergi penuh seluruh jajaran tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan stunting secara efektif, terpadu, dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya. (Jl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....