PLN Hadirkan Layanan Resmi dan Edukasi Listrik Aman di Sumba Barat
- 24 Agt 2026 15:52 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sumba Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendekatkan pelayanan sekaligus meningkatkan literasi kelistrikan hingga ke tingkat desa. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi prosedur pasang baru dan keselamatan kelistrikan di Desa Bondotera, Kecamatan Tana Righu, Kabupaten Sumba Barat, pada Jumat 14 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi langsung bagi masyarakat agar mendapatkan akses layanan kelistrikan yang sah serta memahami prinsip penggunaan listrik yang aman di lingkungan rumah tangga.
Kepala Desa Bondotera, Samuel Pasalang, mengapresiasi langkah aktif PLN yang turun langsung menemui warganya. Menurutnya, pemahaman mengenai jalur resmi pendaftaran dan potensi bahaya listrik sangat dibutuhkan masyarakat desa.
“Melalui sosialisasi ini, warga kami mendapatkan gambaran yang jelas tentang cara mengajukan pasang baru secara resmi. Yang tidak kalah penting, warga juga semakin paham bahaya penggunaan listrik yang tidak sesuai standar keselamatan,” ujar Samuel.
Dalam pemaparannya, Team Leader Pelayanan Pelanggan ULP Sumba Barat, Yandra Purnama Gae, menjabarkan tata cara pengajuan Pasang Baru (PB), kelengkapan persyaratan, hingga pentingnya memanfaatkan saluran resmi PLN untuk menghindari praktik percaloan. Selain itu, Yandra mengedukasi warga mengenai pencegahan korsleting, bahaya sengatan listrik, bahaya instalasi ilegal, serta batasan jarak aman dari jaringan listrik PLN.
Manager PLN ULP Sumba Barat, Medias Kristo, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik harus berbanding lurus dengan pemahaman masyarakat akan aspek keamanan. Menurutnya pelanggan tidak hanya membutuhkan listrik yang andal, tetapi juga pemahaman yang benar agar dapat menggunakannya dengan aman dan nyaman.
"Karena itu, edukasi seperti ini rutin kami lakukan agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas PLN secara optimal sekaligus menjaga keselamatan diri dan lingkungan,” ujar Kristo.
Kristo juga mengimbau warga untuk selalu memanfaatkan aplikasi PLN Mobile atau saluran resmi PLN lainnya dalam melakukan transaksi maupun pendaftaran sambungan baru, serta menghindari perubahan atau penyambungan instalasi secara mandiri tanpa prosedur yang benar.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menyampaikan bahwa edukasi kelistrikan merupakan bagian penting dari upaya PLN untuk membangun budaya keselamatan di tengah masyarakat.
Menurutnya, keandalan listrik harus berjalan seiring dengan kesadaran masyarakat dalam menggunakan listrik secara aman. "Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya mendapatkan akses listrik, tetapi juga memiliki pengetahuan yang cukup untuk memanfaatkan listrik dengan benar dan terhindar dari potensi bahaya kelistrikan,” ujar Eko.
Menurut Eko, PLN akan terus memperluas kegiatan edukasi hingga ke wilayah-wilayah yang jauh dari pusat layanan. Kehadiran PLN di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat komunikasi sekaligus memastikan informasi mengenai layanan dan keselamatan ketenagalistrikan dapat diterima secara langsung oleh pelanggan.
PLN juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menggunakan kanal resmi PLN dalam memperoleh layanan kelistrikan dan tidak melakukan penyambungan atau perubahan instalasi secara sembarangan. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, dan PLN akan terus hadir memberikan edukasi serta pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Melalui sosialisasi ini, PLN UP3 Sumba menegaskan komitmennya untuk terus hadir merangkul masyarakat, menyerap aspirasi di tingkat akar rumput, dan memastikan edukasi kelistrikan menjangkau seluruh pelosok Pulau Sumba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....