Kolaborasi Tiga Lini Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Pesisir Rote
- 19 Agt 2026 12:18 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Rote Ndao – Sinergi antara lembaga riset, organisasi pendamping, dan kelompok masyarakat dinilai ampuh memberdayakan perempuan. Hal tersebut mengemuka dalam siaran Dialog Rote Menyapa di Rote Ndao, Selasa, 4 Agustus 2026.
Topik dialog berfokus pada strategi pemberdayaan perempuan pesisir dalam meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga di Rote. Direktur Eksekutif IMA (Inisiasi Masyarakat Adat) Nukila Evanty memaparkan bahwa riset awal menjadi dasar pembentukan program yang tepat sasaran.
"Pendampingan harus menjawab masalah kemiskinan struktural serta dominasi budaya patriarki di pesisir," kata Nukila. Sementara itu, FORKOM P2HP fokus mendampingi kelompok marginal dan memfasilitasi tata kelola administrasi usaha.
Wakil Sekretaris FORKOM P2HP Elsa Dillak menyebutkan bahwa penanganan perizinan dan pemasaran online terus dipacu. Kendala label halal dan sertifikasi PIRT saat ini sedang diselesaikan bersama dinas teknis terkait.
"Kami mengajarkan pembukuan koperasi agar keuntungan jualan bisa disimpan dan dirasakan manfaatnya," kata Elsa. Respon positif juga dirasakan langsung oleh kelompok pelaku usaha di tingkat akar rumput.
Ketua Kelompok Oenggae Ivoni A Napa mengaku pelatihan olahan rumput laut mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Dukungan dari para suami dan pemerintah desa dipandang sebagai faktor penentu keberhasilan usaha kelompok.
"Hanya perempuan yang benar-benar memahami kebutuhan perempuan lain untuk maju bersama," ungkap Ivoni. Seluruh pihak berharap kolaborasi lintas sektor ini terus berkelanjutan demi Kesejahteraan Kabupaten Rote Ndao. (NLL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....