Semarak HUT RI, TP-PKK Sumba Barat Gelar Lomba
- 19 Agt 2026 08:57 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Sumba Barat menggelar lomba memasak nasi goreng dan menghias tumpeng dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sumba Barat, Kamis, 13 Agustus 2026, dengan melibatkan pimpinan perangkat daerah, unit kerja, BUMN, BUMD, LSM, serta organisasi wanita se-Kabupaten Sumba Barat.
Kegiatan berlangsung meriah dalam suasana penuh keceriaan, kebersamaan dan kekeluargaan. Ketua TP-PKK Kabupaten Sumba Barat, Ny. Martha Bili Lalo, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah yang telah memberikan dukungan sehingga para pimpinan perangkat daerah dan unit kerja dapat berpartisipasi meskipun kegiatan dilaksanakan pada hari kerja.
Menurut Martha, perlombaan tersebut bukan sekadar ajang hiburan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan itu menjadi momentum memperkuat kebersamaan, kekeluargaan, pengarusutamaan gender, serta mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan.
Hal unik terlihat dalam lomba memasak nasi goreng. Para kepala perangkat daerah dan pimpinan unit kerja yang biasanya mengenakan pakaian dinas harus tampil menggunakan daster sembari menunjukkan kemampuan memasak. Penggunaan daster tersebut menjadi simbol penghargaan terhadap perempuan yang selama ini memiliki peran penting dalam mengurus keluarga dan mendukung keberhasilan anggota keluarga.
Martha menegaskan, memasak bukan semata-mata pekerjaan perempuan, melainkan keterampilan hidup yang perlu dimiliki setiap orang, termasuk laki-laki. Kemampuan seorang bapak memasak dinilai dapat mencerminkan sikap mandiri, peduli dan bertanggung jawab terhadap keluarga. Sementara itu, lomba menghias tumpeng dimaknai sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus simbol harapan, keberagaman dan persatuan.
Melalui kegiatan tersebut, TP-PKK Kabupaten Sumba Barat mengajak seluruh peserta mengedepankan kreativitas, sportivitas dan semangat kebersamaan. Dukungan dari berbagai pihak, seperti Forkopimda, Bank NTT, BRI, BNI, Pegadaian, Save The Children, Stimulant Institute serta organisasi wanita turut memperkuat kolaborasi dalam kegiatan kemasyarakatan. “Yang mahal adalah kebersamaan" menjadi pesan utama bahwa persatuan dan gotong royong jauh lebih penting daripada hadiah yang diperebutkan. (Jl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....