Ditpolairud Polda NTT Bagikan Bendera dan Alat Tulis untuk Warga Pesisir Flotim

  • 12 Agt 2026 16:15 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID.Kupang - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT melalui Markas Unit (Marnit) Flores Timur mengajak masyarakat pesisir dan anak-anak sekolah dasar menumbuhkan semangat nasionalisme dengan cara sederhana namun penuh makna, menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang digelar pada Selasa 11 Agustus 2026, di Dusun IV Delang, Desa Tiwatobi, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur. Personel Ditpolairud Marnit Flotim membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat pesisir sekaligus menyerahkan bantuan buku dan alat tulis kepada anak-anak sekolah dasar.

Komandan Kapal Polisi 2004, Bripka Romanus Hewen, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan sejumlah kapal patroli Ditpolairud Polda NTT.

"Personel yang dilibatkan yakni Kapal Patroli Pulau Timor XXII-3016, Kapal Patroli Pulau Batek XXII-3003, Kapal Patroli Pulau Ndana XXII-3004 dan Kapal Patroli XXII-2004," kata Romanus saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, kegiatan tidak hanya sebatas pembagian bendera maupun perlengkapan sekolah. Personel juga memberikan edukasi kepada anak-anak dan masyarakat mengenai pentingnya menanamkan rasa nasionalisme, kecintaan terhadap bangsa serta semangat menjaga persatuan.

Sementara Dirpolairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah pesisir.

"Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi kita untuk kembali menguatkan rasa cinta tanah air. Bendera Merah Putih bukan sekadar simbol, tetapi juga pengingat tentang perjuangan dan persatuan bangsa," ujar Irwan.

Ia menambahkan, bantuan alat tulis untuk anak-anak sekolah dasar juga diharapkan dapat memberikan motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

"Kami ingin anak-anak di wilayah pesisir juga merasakan semangat kemerdekaan. Melalui edukasi dan bantuan sederhana ini, kami berharap tumbuh semangat belajar, rasa percaya diri serta kecintaan mereka terhadap bangsa dan negara," katanya.

Kehadiran personel Ditpolairud Polda NTT pun mendapat sambutan positif dari masyarakat nelayan setempat. Salah satu perwakilan nelayan, Sumbe Lamablawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat pesisir.

"Kami masyarakat nelayan pinggiran Kota Larantuka merasa sangat terbantu dengan dukungan moril dan bantuan yang diberikan oleh pihak Ditpolairud Polda NTT Marnit Flotim," ungkap Sumbe.

Bagi Ditpolairud Polda NTT, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda menyambut perayaan kemerdekaan. Lebih dari itu, pembagian bendera dan perlengkapan sekolah menjadi sarana membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.

Irwan berharap semangat nasionalisme yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh masyarakat maupun generasi muda.

"Kami berharap semangat kemerdekaan ini tidak berhenti pada momentum bulan Agustus saja, tetapi dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, kepedulian, gotong royong dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya.(VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....