Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi Kembangkan K-SIGN di Rote Ndao
- 11 Agt 2026 20:04 WIB
- Kupang
Poin Utama
- Bupati Rote Ndao Paulus Henuk melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Pengelola Kelautan KKP di Jakarta untuk mempercepat pelaksanaan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN).
- Pertemuan pada Senin, 10 Agustus 2026 membahas perkembangan proyek dan hal-hal yang perlu segera ditindaklanjuti untuk memastikan akselerasi pembangunan.
- Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan setiap tahapan K-SIGN berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
RRI.CO.ID, Rote - Bupati Rote Ndao Paulus Henuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pelaksanaan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN). Upaya tersebut dilakukan melalui pertemuan dengan Direktur Jenderal Pengelola Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Koswara di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan proyek serta sejumlah hal yang perlu segera ditindaklanjuti. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap tahapan K-SIGN berjalan sesuai target.
“Koordinasi dan sinergi harus terus diperkuat untuk mengawal pelaksanaan K-SIGN,” kata Paulus. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan proyek.
K-SIGN merupakan kawasan strategis untuk mengembangkan potensi garam Kabupaten Rote Ndao. Kawasan tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat industri garam daerah.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus membangun komunikasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan percepatan proyek memperoleh tindak lanjut.
Bupati Paulus menyebut pemerintah daerah berkomitmen mengawal K-SIGN sejak persiapan hingga realisasi. Pengawalan tersebut diarahkan agar proyek memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin K-SIGN berjalan sesuai target dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Ia berharap dukungan pemerintah pusat semakin memperkuat percepatan pembangunan kawasan tersebut.
Dengan koordinasi yang semakin kuat, K-SIGN diharapkan mampu membuka peluang investasi dan lapangan kerja. Kawasan industri garam tersebut juga ditargetkan menjadi salah satu penggerak ekonomi Rote Ndao. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....