Sumba Tengah Satu-satunya di Pulau Sumba Terima Sertifikat Eliminasi Malaria
- 29 Jul 2026 19:32 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba – Sebuah babak kemenangan monumental bagi kesehatan masyarakat terukir di ibu kota. Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah mengangkat tinggi nama daerah dengan meraih Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kementerian Kesehatan RI, sebuah pengakuan prestisius yang menobatkannya sebagai satu-satunya wilayah di Pulau Sumba yang berhasil membebaskan diri dari cengkeraman penyakit mematikan ini, Selasa (28/7/2026).
Momen berharga ini berlangsung khidmat dalam puncak peringatan Hari Malaria Sedunia di Auditorium Siwabessy, Jakarta. Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu, tampak bangga menerima penghargaan tersebut didampingi jajaran pimpinan Dinas Kesehatan. Kepercayaan istimewa pun diberikan kepadanya untuk mewakili tujuh kabupaten se-Nusantara dalam menyampaikan janji menjaga status kemenangan ini.
Keberhasilan gemilang ini tidak tercipta dalam semalam. Benih kemenangan ditanam sejak tahun 2019 melalui Konsorsium Sumba dan gerakan "Sumba Bebas Malaria". Perjuangan panjang tersebut meruntuhkan tembok tantangan yang selama puluhan tahun menjadi momok bagi wilayah timur, membuktikan bahwa tekad kuat mampu mengubah tantangan berat menjadi prestasi yang membanggakan.
Kemenangan ini adalah bukti nyata kekuatan sinergi lintas elemen. Mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan yang tak kenal lelah, pemerintah desa, kader di garis terdepan, hingga dukungan masyarakat luas, semuanya menyatu dalam satu tujuan memutus rantai penularan dan melindungi nyama warga dari gigitan nyamuk pembawa penyakit.
Dalam kemenangan yang manis ini, Bupati mengingatkan semua pihak untuk tidak terlena. Ia menegaskan bahwa sertifikat ini bukanlah garis finis, melainkan titik awal kewaspadaan yang lebih tinggi. Komitmen daerah kini berfokus pada penguatan sistem pantauan ketat dan antisipasi risiko kasus impor demi menjaga wilayah tetap bersih dari ancaman.
Status eliminasi yang diraih ini menjadi bukti kemampuan Sumba Tengah mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Langkah ini sekaligus memperkokoh posisi daerah dalam mendukung target nasional besar, menuju Indonesia yang bebas malaria sepenuhnya dan sejahtera. (YL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....