Pekan Alkitab Perdana di NTT Hadirkan Museum LAI dan Seminar Lintas Generasi

  • 29 Jul 2026 10:12 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kota Kupang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Alkitab 2026, sebuah kegiatan berskala nasional yang untuk pertama kalinya digelar di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mengusung tema "Firman Tuhan dari Generasi ke Generasi", kegiatan ini berlangsung pada 3–6 Agustus 2026 dengan rangkaian pameran, seminar, lomba, hingga edukasi bagi seluruh kalangan.

Kepada RRI dalam wawancara pada Senin, 27 Juli 2026, Ketua Panitia Pekan Alkitab 2026, Pdt. Febi M.B. Messskh-Frans, S.Th., mengatakan pemilihan NTT sebagai lokasi perdana didasarkan pada besarnya populasi umat Kristiani di daerah tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap firman Tuhan. "Alkitab bukan hanya warisan untuk zaman kita, tetapi warisan dari generasi ke generasi. Melalui Pekan Alkitab ini kami ingin mengajak semua usia kembali menempatkan firman Tuhan sebagai pusat kehidupan," ujarnya.

Sementara Koordinator Seksi Acara, Lidya S. Fangidae, menjelaskan salah satu daya tarik utama kegiatan ini adalah hadirnya pameran koleksi Museum Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) yang dibawa langsung dari Jakarta ke Kupang. Masyarakat NTT berkesempatan melihat secara dekat artefak Alkitab serta benda-benda replika bersejarah yang selama ini hanya bisa dibaca atau disaksikan melalui media visual.

"Untuk pertama kalinya hampir 80 persen koleksi Museum LAI dibawa ke Kota Kupang, termasuk replika dan benda-benda yang berkaitan dengan kisah Alkitab seperti Tabut Perjanjian, jubah, hingga berbagai koleksi bersejarah lainnya," jelas Lidya.

Selain pameran, masyarakat juga dapat mengikuti seminar mengenai Terjemahan Baru 2 (TB2), seminar Who Am I bagi generasi muda, seminar Christian Family, lomba cerdas cermat Alkitab, baca Mazmur, serta lomba mewarnai untuk anak-anak. Menurut Lidya, seluruh seminar dapat diikuti secara gratis dan peserta hanya perlu melakukan registrasi melalui laman resmi KKPD LAI Mitra Kupang.

"Kami ingin semua masyarakat dapat berpartisipasi dengan mudah karena seluruh jadwal, juknis lomba, hingga formulir pendaftaran sudah tersedia di website KKPD LAI Kupang," katanya.

Wakil Ketua I KKPD LAI Mitra Kupang, Yoram Bang, menyebut Pekan Alkitab menjadi kesempatan langka bagi masyarakat NTT untuk melihat langsung koleksi yang selama ini hanya dikenal melalui bacaan atau tayangan. "Kegiatan ini memang perdana di NTT, tetapi gaungnya sangat besar. Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang dan NTT memanfaatkan kesempatan emas ini untuk datang, belajar, dan menyaksikan langsung kekayaan sejarah Alkitab," ungkapnya.

Pekan Alkitab 2026 juga dirancang sebagai ruang kebersamaan lintas denominasi bahkan terbuka bagi masyarakat umum tanpa memandang latar belakang agama. Pendeta Febi menegaskan kegiatan ini mengusung semangat oikumenis yang mengedepankan persatuan melalui nilai kasih dan firman Tuhan.

"Kami mengundang semua gereja, berbagai denominasi, bahkan masyarakat umum untuk datang bersama. Firman Tuhan mengajarkan kita bergandengan tangan dan membangun persaudaraan tanpa melihat perbedaan," tuturnya.

Panitia berharap kehadiran Pekan Alkitab pertama di NTT menjadi momentum yang tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga memperluas wawasan masyarakat tentang sejarah Alkitab sekaligus mempererat persaudaraan di Kota Kupang. "Mari manfaatkan kesempatan yang mungkin belum tentu terulang dalam waktu dekat. Datang bersama keluarga, anak-anak, sekolah maupun komunitas agar pengalaman ini menjadi warisan iman yang terus dikenang dari generasi ke generasi," ajak Lidya. (AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....