Undana Bawa Ilmu Pengetahuan Dongkrak Pembangunan Sumba Tengah di 14 Desa
- 28 Jul 2026 08:50 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba – Harapan baru membara di tanah Sumba Tengah. Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah resmi menyambut kedatangan 48 tim dosen dan mahasiswa Universitas Nusa Cendana dalam agenda Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Berdampak dan KKN Tematik, yang akan menebar manfaat ilmu di 14 wilayah desa Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Senin, 27 Juli 2026.
Momen bersejarah ini digelar di Rumah Jabatan Bupati dan dihadiri jajaran elit akademik serta pimpinan daerah. Hadir langsung Bupati Paulus S. K. Limu, Wakil Rektor Prof. Dr. Paul Tamelan, M.Si., pimpinan LPPM, para guru besar, serta para kepala desa, menandakan komitmen kuat lintas sektor untuk memajukan wilayah yang dijuluki kabupaten "5T" ini.
Sekretaris LPPM Undana, Prof. Dr. Febri O. Nitbani, memaparkan bahwa gelaran yang berlangsung mulai 27 hingga 30 Juli ini melibatkan satu tim profesor dan 47 tim gabungan dosen-mahasiswa. Fokus kegiatan dirancang menyentuh akar permasalahan di lapangan, bahkan bersifat fleksibel untuk berlanjut sesuai kebutuhan demi hasil yang maksimal bagi masyarakat.
Bupati Sumba Tengah menyambut baik kehadiran civitas akademika ini sebagai mitra strategis dalam memerangi kemiskinan yang mencapai angka 36 persen. Ia memaparkan target mulia menurunkan angka tersebut hingga 10 persen dalam lima tahun ke depan, serta memperkenalkan program unggulan seperti Rumah Mandiri dan Pekarangan Pro Oli Mila yang membutuhkan pendampingan inovasi berkelanjutan dari kampus.
Menjawab tantangan tersebut, Wakil Rektor Undana menegaskan bahwa perguruan tinggi hadir bukan sekadar melengkapi seremonial, melainkan membawa solusi nyata melalui hilirisasi riset dan teknologi. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan potensi lokal—mulai dari kekayaan alam, budaya, hingga kopi robusta—sebagai pondasi kemandirian ekonomi masyarakat yang produktif dan berdaya saing.
Acara ditutup dengan penandatanganan naskah peluncuran dan kunjungan ke kawasan Pekarangan Sejuta Harapan Kopi Robusta. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara kebijakan daerah dan kekuatan ilmu pengetahuan mampu meruntuhkan keterbatasan, mengubah tantangan air bersih dan perumahan menjadi peluang kemajuan bagi seluruh warga Sumba Tengah. (YL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....