Duta GenRe NTT Siap Bawa Advokasi Kesehatan Mental dan Remaja ke Adujaknas 2026
- 21 Sep 2026 09:32 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Duta Genre Putra dan Putri Nusa Tenggara Timur (NTT) 2025, Mesia Aquino Missa dan Agnesia Widianingsih Babu, bersiap mewakili NTT dalam ajang Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Nasional (Adujaknas) 2026. Pemilihan Adujaknas dijadwalkan berlangsung pada 21–23 September 2026 di Kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga BKKBN Pusat, Jakarta Timur.
Dalam wawancara kepada RRI pada Sabtu, 19 September 2026, kedua perwakilan anak muda NTT ini mengusung program advokasi yang berfokus pada penyediaan ruang aman kesehatan mental serta edukasi kesehatan remaja. Persiapan menuju tingkat nasional telah dilakukan sejak setahun sebelumnya, dengan tahapan seleksi yang berlangsung pada Juni hingga September 2026, termasuk tes, pemaparan program kerja, serta penguatan pelaksanaan advokasi di daerah masing-masing.
Agnesia Widianingsih Babu, mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Timor yang tengah menjalani PPL di SMAN 1 Kefamenanu, membawa program advokasi bertajuk "MEO TTU". Advokasi ini mengadopsi filosofi panglima perang sebagai pelindung untuk memberikan kenyamanan serta edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja.
Agnesia menegaskan pentingnya ketersediaan ruang aman agar remaja tidak merasa sendirian saat menghadapi berbagai tekanan mental. "Kami menghadirkan tempat yang nyaman buat teman-teman mencari konselor atau tempat bercerita karena mereka hanya butuh sesimpel didengarkan," ungkap Agnesia.
Sementara itu, Duta GenRe Putra NTT 2025, Mesia Aquino Missa menginisiasi program advokasi "Kece" atau "Ketong Bercerita" sebagai ruang konseling sebaya. Berbekal latar belakang ilmu psikologi, Mesia merancang wadah ini untuk merespons isu kesehatan mental serta pencegahan bahaya Triad KRR pada remaja.
Mesia menekankan pentingnya pertolongan pertama pada psikologi melalui pendekatan look, listen, dan link guna mendampingi sesama. "Mendengarkan sesuatu yang simpel cukup kita hadir mendengarkan teman yang ingin kita tolong karena pada dasarnya dia hanya butuh untuk didengarkan," tutur Mahasiswa Psikologi Undana tersebut.
Persiapan menuju panggung nasional telah mereka lakukan secara matang melalui aksi nyata seperti kegiatan GenRe Goes to School dan Goes to Campus. Kolaborasi erat di antara keduanya membuktikan bahwa perbedaan fokus advokasi justru memperluas jangkauan dampak edukasi di wilayah NTT.
Melalui keikutsertaan dalam Adujaknas 2026, Mesia dan Agnesia berharap advokasi yang telah dijalankan di NTT dapat dikenal lebih luas serta memberikan dampak bagi remaja di tingkat nasional. Keduanya juga mengajak masyarakat NTT untuk terus memberikan dukungan, seraya membawa semangat generasi muda dari timur Indonesia untuk berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....