Konflik Adonara Timur Diselesaikan Pendekatan Kemanusiaan dan Kearifan Lokal

  • 22 Jul 2026 16:14 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kunjungan kerja Wakapolda di Desa Waiburak dan Dusun Lewonara, Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur. merupakan wujud keseriusan Polda NTT dalam memastikan penyelesaian konflik berjalan secara menyeluruh, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan pendekatan kemanusiaan dan kearifan lokal.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., kepada RRI,Rabu 22 Juli 2026 di Mapolda NTT.

"Kapolda NTT memberikan perhatian penuh terhadap penyelesaian konflik sosial di Adonara Timur. Kunjungan kerja Wakapolda bersama para Pejabat Utama Polda NTT merupakan langkah konkret untuk mempercepat proses penyelesaian konflik melalui sinergi seluruh unsur, baik pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun Tim Mediasi," ujar Kombes Pol. Henry Novika Chandra.

Ia mengatakan pendekatan dialog dan rekonsiliasi menjadi prioritas, namun terhadap setiap pelanggaran hukum tetap akan diproses secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku

Lebih lanjut, Kabid Humas mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menjaga persaudaraan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memicu kembali konflik.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang saat ini relatif kondusif. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Percayakan penyelesaian persoalan kepada mekanisme hukum, proses mediasi dan musyawarah yang sedang berjalan. Polda NTT bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mengawal proses perdamaian hingga tercipta situasi yang aman, damai dan harmonis bagi seluruh masyarakat Adonara Timur," tambahnya.

Secara umum, kunjungan kerja Wakapolda NTT semakin memperkuat komitmen bersama dalam mempercepat penyelesaian konflik melalui kolaborasi antara penegakan hukum, rekonsiliasi, dan pendekatan berbasis budaya lokal. Sinergitas TNI-Polri, Pemerintah Daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Tim Mediasi menjadi faktor penting dalam mencegah eskalasi konflik lanjutan.

Meski situasi keamanan di Adonara Timur saat ini relatif kondusif, Polda NTT tetap mengoptimalkan langkah cooling system, penggalangan kepada seluruh pihak yang berkonflik, mengawal percepatan penyelesaian akar permasalahan melalui Tim Mediasi bersama Forkopimda, serta mempertahankan kehadiran personel pengamanan disertai peningkatan deteksi dini terhadap potensi konflik susulan, guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga terdampak konflik. Kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan Pos BKO Satbrimob Polda NTT yang bertugas menjaga stabilitas keamanan di wilayah Adonara Timur.(VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....