Air Mata Haru Jublina Pecah: 11 Tahun Pakai Pelita, Kini Rumahnya Terang Berkat PLN

  • 28 Jun 2026 16:31 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Selama 11 tahun, rumah Jublina Loemnanu di Desa Oefeto, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, NTT, hanya diterangi temaram lampu pelita. Kesunyian malam menjadi teman setia keluarga itu menahan rindu akan secercah cahaya listrik.

Penantian panjang itu akhirnya tuntas pada Senin, 22 Juni 2026. Isak haru dan air mata bahagia Jublina pecah seketika saat jemarinya, bersama rombongan SERUNI Kabinet Merah Putih dan PLN, menekan sakelar pertama di dinding rumahnya.

Dalam satu kedipan mata, rumah yang belasan tahun gelap gulita itu berubah terang benderang. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Jublina tak mampu menyembunyikan syukur atas mukjizat kecil melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik gratis dari pemerintah.

"Selama kurang lebih 11 tahun ini, kami hanya menggunakan lampu pelita untuk penerangan malam. Saya berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah dan PLN yang telah membantu saya memiliki meteran listrik sendiri," ujar Jublina sembari menyeka air matanya.

Kebahagiaan Jublina kian lengkap. Selain rumahnya dialiri listrik, ia juga menerima paket sembako dari Ketua Umum SERUNI KMP Tri Tito Karnavian dan Ketua Dekranasda Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih Laka Lena.

Menyaksikan langsung momen itu, Tri Tito Karnavian mengaku tersentuh. "Menyaksikan langsung kebahagiaan warga saat lampu mereka menyala adalah momentum yang sangat menyentuh. Kunjungan kerja kami di NTT kali ini fokus pada penguatan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemenuhan energi kelistrikan," kata Tri Tito Karnavian.

Tri berharap sinergi bersama PLN terus berlanjut demi mewujudkan Indonesia maju dan merata dari pinggiran negeri.

General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono menegaskan, senyum penerima manfaat seperti Jublina adalah bahan bakar semangat petugas PLN di lapangan. "Listrik yang menyala di rumah Ibu Jublina hari ini bukan sekadar alat penerang. Ini pilar utama yang mengubah kualitas hidup keluarga, mendukung pendidikan anak di malam hari, dan membuka peluang ekonomi baru di Desa Oefeto," ucap Eko.

PLN berkomitmen program BPBL bukan sekadar target rasio elektrifikasi, melainkan keadilan sosial yang nyata.

Penyalaan listrik gratis di rumah Jublina menjadi agenda utama kunjungan kerja dua hari SERUNI KMP Bidang IV di daratan Timor. Untuk memastikan zero down time, PLN UIW NTT menyiagakan personel penuh di lapangan. Rangkaian ditutup Jamuan Makan Malam VVIP bersama Penjabat Gubernur NTT di Rumah Jabatan Gubernur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....