Kapolres Sumba Barat Dorong Sinergi Masyarakat Cegah Kriminalitas

  • 29 Mei 2026 09:47 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Keamanan wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian melainkan tugas seluruh elemen masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Kapolres Sumba Barat saat berbicara mengenai penegakan hukum di Sumba. Kerja sama yang solid antara warga, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama stabilitas.

Berdasarkan data kepolisian, jenis kriminalitas konvensional yang paling menonjol saat ini didominasi kasus pencurian. Meski angka kasus pencurian hewan ternak besar berskala berkandang-kandang sudah mulai menurun, patroli preventif tetap digalakkan. Kepolisian terus melakukan evaluasi harian guna memetakan titik-titik rawan kejahatan di lapangan.

Salah satu pemicu utama tindak kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya adalah minuman keras. Dalam kurun waktu sepuluh bulan terakhir, Polres Sumba Barat berhasil menyita ribuan liter minuman keras ilegal. Penertiban miras secara masif ini terbukti efektif menekan angka kekerasan dalam rumah tangga dan perkelahian remaja.

Tantangan sosial budaya juga menjadi perhatian serius kepolisian, khususnya terkait penggunaan senjata tajam parang. Sajam berupa parang seharusnya hanya digunakan sebagai pelengkap pakaian adat pada tempat dan acara yang sesuai. Kepolisian terus memberikan edukasi agar penggunaan atribut budaya ini tidak disalahgunakan di ruang publik.

Untuk mendukung kelancaran laporan warga, Polres Sumba Barat membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya bagi publik. Selain nomor darurat, para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas diminta membagikan nomor telepon pribadi mereka kepada warga. Pendekatan ini diharapkan mampu menghapus stigma bahwa kantor polisi adalah tempat yang menakutkan bagi masyarakat.

Mengenai perkembangan wilayah, dalam waktu dekat Kabupaten Sumba Tengah direncanakan akan segera memiliki Polres sendiri. Kehadiran Polres baru tersebut diharapkan dapat semakin mendekatkan pelayanan hukum dan keamanan di tengah masyarakat. Pembagian fokus wilayah dinilai akan membuat penanganan kriminalitas menjadi jauh lebih maksimal dan menyeluruh.

Melalui evaluasi berkala yang meliputi harian, mingguan, hingga bulanan, Polres Sumba Barat terus mematangkan kesiapan personelnya. Seluruh anggota kepolisian dituntut selalu siap siaga menghadapi situasi darurat sesuai standar operasional yang berlaku. Dengan komitmen bersama, diharapkan bumi Sumba tetap menjadi tempat yang aman, damai, dan sejahtera.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....