Perjuangan Nelayan Tradisional Desa Oeseli di tengah Cuaca Ekstrem

  • 26 Mei 2026 09:56 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Di pesisir Desa Oeseli, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, kehidupan para nelayan tradisional tak pernah lepas dari tantangan alam. Dalam beberapa pekan terakhir, cuaca ekstrem yang ditandai dengan angin kencang, gelombang tinggi, dan hujan tidak menentu membuat aktivitas melaut menjadi semakin berisiko.

Meski demikian, para nelayan tetap berjuang demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka. Sejak dini hari, sejumlah nelayan terlihat berkumpul di bibir pantai sambil memantau kondisi laut. Perahu-perahu kayu sederhana yang biasa digunakan untuk mencari ikan hanya bisa bersandar ketika ombak meninggi.

Banyak nelayan memilih menunda keberangkatan karena khawatir terhadap keselamatan mereka di tengah laut. Namun, sebagian lainnya tetap nekat melaut dengan harapan mendapatkan hasil tangkapan untuk dijual di pasar. Menurut para nelayan, cuaca buruk tidak hanya memengaruhi keselamatan saat melaut, tetapi juga berdampak pada hasil tangkapan ikan yang menurun drastis.

Biasanya mereka mampu membawa pulang puluhan kilogram ikan dalam sekali perjalanan, namun kini hasil tangkapan sering kali tidak sebanding dengan biaya bahan bakar dan kebutuhan melaut lainnya. Kondisi ini membuat pendapatan para nelayan semakin tidak menentu.

Di tengah keterbatasan tersebut, solidaritas antarwarga Desa Oeseli tetap terjaga. Warga saling membantu memperbaiki jaring, menyiapkan perahu, hingga berbagi hasil tangkapan kepada keluarga yang membutuhkan. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama masyarakat pesisir untuk bertahan menghadapi situasi sulit akibat cuaca ekstrem yang terus berlangsung.

Selain menghadapi cuaca yang tidak bersahabat, para nelayan tradisional juga masih bergantung pada peralatan sederhana. Sebagian besar menggunakan perahu kecil tanpa teknologi navigasi modern. Ketika angin berubah arah secara tiba-tiba, mereka harus mengandalkan pengalaman dan insting saat berada di lautan.

Risiko kecelakaan pun menjadi ancaman nyata yang selalu menghantui setiap perjalanan melaut. Pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan perhatian lebih kepada masyarakat nelayan di wilayah pesisir Rote Ndao, khususnya dalam penyediaan bantuan alat keselamatan dan informasi cuaca yang mudah diakses.

Dengan dukungan yang memadai, para nelayan tradisional di Desa Oeseli diharapkan mampu terus bertahan dan menjaga keberlangsungan mata pencaharian mereka di tengah tantangan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi. (ADM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....