DPRD NTT Pantau Pelabuhan Papela, Kondisi Dermaga Jadi Sorotan

  • 18 Feb 2026 17:41 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Anggota DPRD Provinsi NTT, Simson Polin melakukan pemantauan langsung kondisi Pelabuhan Papela di Kabupaten Rote Ndao menyusul laporan kerusakan struktur dermaga yang dinilai membahayakan aktivitas bongkar muat dan keselamatan pengguna jasa pelabuhan. Dari hasil pantauan lapangan, terlihat sejumlah retakan pada badan dermaga serta bagian beton yang mulai terkelupas.

Simson Polin mengatakan kerusakan tersebut cukup serius sehingga saat ini dermaga hanya direkomendasikan dilalui kendaraan dengan tonase maksimal sekitar lima ton. Pembatasan itu dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kerusakan lebih parah.

Menurutnya, Pelabuhan Papela memiliki peran penting sebagai jalur alternatif saat cuaca ekstrem melanda wilayah Rote Ndao. Dalam kondisi gelombang tinggi, pelabuhan ini kerap dimanfaatkan kapal penumpang maupun kapal pengangkut logistik untuk sandar dan melakukan aktivitas distribusi.

“Setelah kami pantau langsung, memang terlihat ada retakan besar dan struktur beton yang sudah melemah. Ini tentu perlu perhatian serius karena menyangkut keselamatan masyarakat,” ujar Simson Polin, Rabu (18/2/2026).

Ia menjelaskan, secara teknis kerusakan diduga dipengaruhi usia bangunan, paparan air laut secara terus-menerus, serta korosi pada tulangan baja. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko yang lebih parah pada bagian dermaga.

Simson menegaskan hasil pemantauan akan segera dilaporkan kepada pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti melalui rapat dengar pendapat bersama instansi terkait. Ia mendorong adanya langkah cepat, baik melalui penganggaran maupun koordinasi lintas sektor.

Ia berharap pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dapat segera mengambil kebijakan penanganan permanen. Menurutnya, keberlangsungan Pelabuhan Papela sangat menentukan kelancaran distribusi barang serta mobilitas masyarakat di Kabupaten Rote Ndao. (LA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....