Generasi Muda Lestarikan Budaya lewat Lomba Bertutur Cerita Rakyat

  • 30 Apr 2026 10:20 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Generasi muda di Kabupaten Rote Ndao menunjukkan kepedulian terhadap budaya lokal. Hal ini terlihat dalam lomba bertutur cerita rakyat pada HUT Rote Ndao ke-24.

Kegiatan tersebut melibatkan siswa Sekolah Dasar dari berbagai wilayah. Sebanyak 75 peserta dari 18 sekolah turut ambil bagian.

Lomba berlangsung selama tiga hari mulai 26 hingga 29 April 2026. Ajang ini menjadi sarana melestarikan cerita rakyat daerah.

Pada hari kedua, 18 peserta tampil di hadapan dewan juri. Mereka membawakan cerita rakyat khas berjudul Babala Oli.

“Lomba ini mendorong generasi muda mencintai budaya daerah. Kemampuan bertutur dan kepercayaan diri juga berkembang,” ucap Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Rote Ndao, Folla Panie, Rabu 29 April 2026.

Peserta diberikan waktu 15 menit untuk setiap penampilan. Penilaian meliputi penguasaan materi, teknik, dan ekspresi.

“Penghayatan cerita dan kemampuan tampil menjadi nilai penting. Peserta menunjukkan potensi yang sangat baik,” ujar Folla Panie.

Panitia menyiapkan penghargaan bagi lima peserta terbaik. Juara pertama akan mewakili daerah ke tingkat provinsi.

“Kami berharap generasi muda terus melestarikan cerita rakyat. Budaya lokal harus dijaga sebagai warisan daerah,” kata Folla Panie.

Kegiatan ini menjadi wadah positif bagi anak mengembangkan bakat. Pelestarian budaya diharapkan terus tumbuh di kalangan generasi muda. (LA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....