UNITRI Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pertanian Bersama Pemprov NTT
- 01 Okt 2026 17:03 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Rektor Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI), Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., bersama mitra strategis dan alumni diterima Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma dalam audiensi di Kupang, Kamis,1 Oktober 2026. Pertemuan tersebut membahas visi UNITRI dalam memperluas akses pendidikan kerakyatan, penguatan sumber daya manusia unggul di NTT, serta peluang kemitraan strategis di bidang pendidikan, pertanian, dan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara.
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan apresiasi atas kehadiran UNITRI di Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi swasta dalam membuka akses pendidikan berkualitas penting untuk mendukung agenda pemerintah daerah dalam menyiapkan SDM NTT yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.
Johni menegaskan, pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. Dalam audiensi tersebut, Rektor UNITRI memaparkan konsep pendidikan kerakyatan yang dikembangkan kampus, yakni pendidikan tinggi yang dapat diakses secara lebih luas oleh masyarakat, termasuk putra-putri NTT.
Dodi juga menyampaikan bahwa hubungan UNITRI dengan NTT memiliki nilai historis yang panjang, terutama melalui kontribusi pendidikan bagi penyuluh pertanian pada masa pembangunan NTT di awal tahun 2000-an. UNITRI menegaskan komitmennya membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia industri, perguruan tinggi vokasi, alumni, dan komunitas lokal.
Salah satu rencana yang dibahas adalah pemberdayaan mahasiswa UNITRI asal NTT melalui perluasan akses pendidikan tinggi bagi ASN yang belum bergelar sarjana maupun yang ingin melanjutkan studi magister. Selain itu, direncanakan KKN kolaboratif yang diarahkan pada sektor pertanian dengan melibatkan Politeknik Pertanian Negeri Kupang atau Politani Kupang serta mitra industri, termasuk Petrokimia Gresik.
Program ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas petani, penerapan teknologi pertanian, pendampingan budidaya, pengelolaan pupuk, hingga peningkatan produktivitas dan pengembangan usaha tani berkelanjutan. Audiensi juga membahas peningkatan kualifikasi pendidikan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.
Wakil Gubernur meminta Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT memberikan dukungan terhadap proses perizinan studi melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL serta studi lanjutan jenjang magister dengan sistem pembelajaran hybrid. Skema tersebut dinilai dapat memberikan kesempatan kepada ASN meningkatkan kompetensi tanpa harus sepenuhnya meninggalkan tanggung jawab pelayanan publik.
Johni Asadoma mengatakan, keterbatasan anggaran pemerintah untuk pengembangan SDM membutuhkan dukungan dan kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi swasta. Pertemuan bersama UNITRI, Politani Kupang, alumni, dan mitra industri tersebut menjadi langkah awal untuk menindaklanjuti rencana kerja sama di bidang pendidikan dan pertanian.
Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar, meningkatkan kompetensi ASN dan masyarakat, sekaligus menghadirkan program pemberdayaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat NTT. (Humas Unitri Malang/YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....