Wabup Sumba Timur Pimpin Diseminasi Hasil Audit Maternal Perinatal
- 14 Sep 2026 09:20 WIB
- Kupang
RRI CO.ID, Sumba - Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani, S.Kom., M.AP., memimpin Rapat Diseminasi Hasil Pengkajian Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respon (AMPSR) Tingkat Kabupaten Sumba Timur Tahun 2026 Tahap I, yang berlangsung di Aula Patola Ratu, Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Timur, Rabu,9 September 2026.Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah daerah memperkuat sistem surveilans dan respons terhadap kasus kematian ibu dan anak, sekaligus memastikan setiap hasil pengkajian dapat ditindaklanjuti secara nyata dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Rapat diseminasi tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Audit Kasus Kematian Ibu dan Anak periode Januari hingga Juni 2026 yang telah dilaksanakan pada 3 Agustus 2026. Melalui forum ini, pemerintah bersama jajaran kesehatan melakukan pembahasan terhadap berbagai temuan hasil audit, termasuk faktor-faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya kematian maternal dan perinatal. Hasil audit diharapkan tidak hanya menjadi dokumen administrasi dan bahan pelaporan, tetapi menjadi dasar evaluasi untuk memperbaiki kelemahan dalam pelayanan serta mencegah terulangnya kasus serupa pada masa mendatang.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Yonathan Hani menegaskan bahwa setiap kasus kematian ibu dan anak harus menjadi pembelajaran bersama bagi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, pengkajian yang dilakukan melalui AMPSR harus mampu memberikan gambaran mengenai penyebab maupun faktor risiko yang berperan dalam suatu kasus, sehingga dapat dirumuskan langkah perbaikan yang tepat. Ia menekankan pentingnya memastikan setiap rekomendasi hasil audit benar-benar diterapkan di lapangan, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak mulai dari tingkat masyarakat, Puskesmas, hingga fasilitas pelayanan kesehatan rujukan.
Wakil Bupati juga meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan kesehatan memperkuat koordinasi dan membangun respons yang lebih cepat terhadap berbagai faktor risiko kehamilan dan persalinan. Para pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya Kepala Puskesmas, didorong untuk meningkatkan pelayanan promotif dan preventif, memperkuat deteksi dini terhadap ibu hamil berisiko, serta memastikan proses penanganan dan rujukan berjalan efektif. Menurutnya, keterlambatan dalam mengenali kondisi berisiko, memberikan pertolongan maupun melakukan rujukan dapat berdampak serius terhadap keselamatan ibu dan bayi, sehingga setiap tahapan pelayanan harus dilakukan secara cepat, tepat dan terintegrasi,"ujarnya.
Forum diseminasi tersebut sekaligus menjadi ruang evaluasi bersama untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang masih ditemukan dalam pelayanan kesehatan maternal dan perinatal di Kabupaten Sumba Timur. Pembahasan diarahkan pada penyusunan rekomendasi serta langkah tindak lanjut yang dapat diterapkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan maupun perangkat daerah terkait. Upaya tersebut membutuhkan komitmen bersama, karena penurunan angka kematian ibu dan anak tidak dapat dilakukan hanya oleh sektor kesehatan, melainkan memerlukan dukungan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan.
Rapat Diseminasi Hasil Pengkajian AMPSR Tahap I Tahun 2026 tersebut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, para Kepala Puskesmas dan pihak terkait lainnya. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui evaluasi berbasis data, penguatan surveilans serta tindak lanjut terhadap setiap rekomendasi hasil audit. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap sistem pelayanan kesehatan semakin responsif dan mampu melakukan pencegahan secara lebih dini, sehingga upaya menekan angka kematian maternal dan perinatal di Sumba Timur dapat dilakukan secara terukur, berkelanjutan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.(Prokopim Sumba Timur/YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....