Wabup Sumba Timur Tinjau Tambak Garam, Dorong Ekonomi Masyarakat
- 02 Okt 2026 10:09 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba – Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, S.Kom., M.Ap., bersama Rektor Universitas Kristen Wira Wacana (UNKRISWINA) Sumba, melakukan kunjungan dan peninjauan langsung ke lokasi tambak garam di Palakahembi, Kabupaten Sumba Timur, Rabu, 30 September 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pengelolaan tambak garam yang dikembangkan oleh masyarakat sekaligus menggali potensi pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal.
Dalam kunjungan itu, turut hadir anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait. Tambak garam Palakahembi merupakan salah satu inisiatif masyarakat yang dikembangkan dengan dukungan pendampingan dan pembinaan dari perguruan tinggi.
Kehadiran Unkriswina Sumba dalam proses pendampingan diharapkan mampu membantu masyarakat meningkatkan kemampuan dalam mengelola tambak, mulai dari aspek teknis produksi, pengelolaan usaha hingga pengembangan kualitas dan nilai tambah produk garam. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar potensi lokal tidak hanya dimanfaatkan secara sederhana, tetapi dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati Yonathan Hani bersama pihak perguruan tinggi melihat secara langsung kondisi tambak, proses produksi serta pola pengelolaan yang dilakukan masyarakat di lapangan. Selain meninjau lokasi, rombongan juga berdialog dengan masyarakat dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan tambak garam untuk mengetahui berbagai potensi maupun kendala yang masih dihadapi.
Dialog tersebut menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, sehingga dukungan pemerintah dan perguruan tinggi dapat diarahkan secara lebih tepat sesuai kondisi dan kebutuhan pengembangan usaha garam di Palakahembi. Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif masyarakat.
Palakahembi yang telah berupaya memanfaatkan potensi wilayah untuk kegiatan ekonomi produktif. Menurutnya, potensi tersebut perlu dikembangkan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama, pemerintah sebagai pendukung kebijakan dan fasilitasi, serta perguruan tinggi melalui pendampingan akademik dan peningkatan kapasitas.
Ia menilai keterlibatan perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat kemampuan masyarakat, baik dalam aspek teknis produksi, manajemen usaha maupun pengembangan produk agar memiliki daya saing. Yonathan Hani berharap pengembangan tambak garam Palakahembi dapat dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
Tidak hanya menghasilkan garam sebagai produk, pengelolaan tambak juga diharapkan dapat membuka peluang usaha baru, menciptakan aktivitas ekonomi masyarakat serta mendorong kemandirian kelompok-kelompok usaha di wilayah tersebut. Untuk itu, pendampingan dan pembinaan diharapkan terus dilakukan secara konsisten, sehingga berbagai kendala yang muncul dalam proses produksi maupun pengelolaan usaha dapat diatasi secara bertahap melalui kerja sama antara masyarakat, pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi dan masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal di Kabupaten Sumba Timur. Dengan adanya kolaborasi tersebut, tambak garam Palakahembi diharapkan terus berkembang menjadi salah satu contoh pemanfaatan potensi wilayah yang berangkat dari inisiatif masyarakat dan diperkuat melalui pendampingan akademik.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan dapat terus memberikan dukungan sesuai kewenangan dan kebutuhan di lapangan, sehingga potensi tambak garam mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Palakahembi serta daerah secara keseluruhan. (Prokopim Sumba Timur/YB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....