BOP Museum 2026 Capai Rp 400 Juta untuk Museum Umbu Hina Kapita

  • 08 Sep 2026 09:56 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba - Penyaluran Bantuan Operasional Penyelenggaraan atau BOP Museum Tahun 2026 di Kabupaten Sumba Timur telah tuntas disalurkan hingga 7 September 2026. Kepala KPPN Tipe A1 Waingapu, Natalia Midiarti, menyampaikan BOP Museum merupakan transfer ke daerah yang diberikan untuk membantu meningkatkan kualitas pengelolaan museum agar memenuhi standar pelayanan teknis sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Bantuan tersebut juga diarahkan untuk mendukung operasional museum sekaligus pencapaian prioritas nasional di bidang kebudayaan yang menjadi urusan pemerintah daerah,Waingapu,Senin,7 September 2026.

Natalia menjelaskan, BOP Museum diberikan kepada museum yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan memenuhi persyaratan tertentu sesuai ketentuan yang berlaku. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk tiga komponen utama, yakni pengelolaan koleksi dan pengembangan museum, pelaksanaan program publik, serta pemeliharaan sarana dan prasarana museum. Penggunaan anggaran tersebut harus berdasarkan rencana yang telah disetujui oleh direktorat jenderal yang memiliki tugas menyelenggarakan perumusan kebijakan di bidang kebudayaan, sehingga pemanfaatannya diharapkan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas museum.

Untuk pengelolaan koleksi dan pengembangan museum, alokasi anggaran ditetapkan minimal 30 persen dari total BOP. Dana tersebut antara lain dapat digunakan untuk kajian koleksi, registrasi, dokumentasi, inventarisasi maupun reinventarisasi koleksi, konservasi koleksi, media pamer tetap dan ruang penyimpanan, serta kajian pengunjung dan program museum. Sementara untuk program publik, dialokasikan minimal 50 persen dari total anggaran. Kegiatan yang dapat didukung antara lain pameran temporer, belajar bersama di museum, museum keliling, workshop, lomba edukatif kultural, lomba alur kisah atau storyline, sosialisasi museum, hingga penyebarluasan informasi koleksi dan publikasi museum melalui media tetap maupun elektronik.

Sedangkan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana, alokasinya maksimal 20 persen dari total anggaran. Dana tersebut dapat digunakan untuk pemeliharaan berbagai fasilitas pendukung, seperti pendingin ruangan, lampu, sistem alarm, CCTV, perbaikan ringan mebel, pengisian tabung pemadam api, hingga pemeliharaan bangunan. Termasuk perbaikan ringan atap yang bocor, plafon, pintu dan jendela, sanitasi, saluran pembuangan air hujan maupun air kotor, dinding, pengecatan, lantai, instalasi listrik, serta taman. Ketentuan lebih lanjut mengenai penggunaan BOP Museum diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 36 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Bantuan Operasional Penyelenggaraan Museum dan Taman Budaya,"ujarnya.

Natalia menambahkan, hingga 7 September 2026, BOP Museum sebesar 400 juta rupiah telah tuntas disalurkan untuk Museum Umbuhina Kapita. Penyaluran tersebut dilakukan berdasarkan rekomendasi Kantor Pusat Kementerian Keuangan yang diterima secara berjenjang dari kementerian atau lembaga teknis pengampu program. Dengan penyaluran tahun 2026 tersebut, total dana BOP Museum yang diterima Museum Umbuhina Kapita dari APBN dalam dua tahun terakhir telah mendekati satu miliar rupiah. Sebelumnya, pada tahun 2025, museum tersebut juga telah menerima BOP Museum sebesar 577 juta rupiah.

Melalui dukungan anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur diharapkan memiliki sumber dana yang memadai untuk menjadikan Museum Umbuhina Kapita semakin layak, lengkap dari sisi koleksi, serta lebih terbuka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Waingapu. Natalia menegaskan, pengawasan dari Bupati Sumba Timur dan Inspektorat Daerah sangat penting untuk memastikan setiap anggaran yang disalurkan menghasilkan output sesuai peruntukan. Selain itu, masyarakat juga diharapkan ikut mengawasi penggunaan transfer ke daerah tersebut, sehingga pengelolaannya tetap tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan mampu mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih,"tambahnya.(YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....