Menteri Nusron Tekankan Integritas kepada 568 Wisudawan Politeknik Agraria

  • 08 Sep 2026 07:37 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mewisuda sebanyak 568 taruna dan taruni Politeknik Agraria STPN Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu, 5 September 2026. Dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Politeknik Agraria STPN, Sleman, Menteri Nusron berpesan kepada seluruh lulusan agar senantiasa menjaga integritas serta mengamalkan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

Menteri Nusron menegaskan, integritas menjadi modal utama yang harus dimiliki setiap lulusan, terlebih bagi mereka yang nantinya bekerja di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Menurutnya, bidang pertanahan memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat karena menyangkut tempat tinggal, sumber mata pencaharian, investasi, pembangunan, hingga masa depan keluarga. Karena itu, para lulusan dituntut memiliki tanggung jawab moral yang besar, bekerja secara profesional, serta mampu mengambil keputusan dengan menjunjung tinggi kejujuran dan kepentingan masyarakat.

Selain memberikan pesan kepada para wisudawan dan wisudawati, Menteri Nusron juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang selama ini memberikan dukungan selama proses pendidikan. Penghargaan turut diberikan kepada para dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas academica Politeknik Agraria STPN yang telah mendampingi dan mempersiapkan generasi baru untuk berkontribusi dalam pembangunan sektor agraria, pertanahan, dan tata ruang. Menurutnya, keberhasilan para lulusan tidak terlepas dari dukungan keluarga dan kerja keras seluruh unsur pendidikan yang terlibat selama proses akademik.

Wisuda tahun ini menjadi momentum penting karena merupakan wisuda perdana setelah STPN bertransformasi menjadi Politeknik Agraria STPN. Transformasi tersebut diharapkan semakin memperkuat pendidikan vokasi sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang. Menteri Nusron menyampaikan, Indonesia membutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya memahami persoalan pertanahan secara menyeluruh, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi, bekerja secara profesional, serta memiliki karakter dan integritas yang kuat dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab,"ungkapnya.

Prosesi wisuda ditandai dengan penyerahan ijazah oleh Menteri Nusron Wahid bersama Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, kepada para lulusan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan atribut serta penyerahan Kartu Anggota Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi (KAPTI) Agraria. Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, menyampaikan bahwa wisuda perdana tersebut merupakan momentum istimewa bagi para lulusan sekaligus seluruh civitas academica. Ia berharap para lulusan dapat membawa ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Dalam wisuda tersebut, tiga taruna dan taruni berhasil meraih predikat lulusan terbaik. Mereka adalah Susana Nadia Putri Betan, taruni tugas belajar utusan Kantor Wilayah BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan IPK 3,94, disusul Novita Ayu Kustianingsih, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Riau dengan IPK 3,91, serta Ni Luh Putu Ananda Pertiwi, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Lampung dengan IPK 3,90. Turut hadir dalam rangkaian prosesi wisuda sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, serta para Kepala Kanwil BPN Provinsi se-Indonesia beserta jajaran. (Humas BPN Sumba Timur/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....