Polres Sumba Timur Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Flores

  • 26 Agt 2026 16:16 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Pulau Flores, Polres Sumba Timur menggelar doa bersama lintas agama pada Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung secara khidmat di tiga rumah ibadah yang berada di lingkungan Polres Sumba Timur, yakni Masjid Nur Ikhlas, Gereja Oekumene, dan Pura Buana Wisaka Karinding.

Doa bersama ini diikuti oleh personel Polres Sumba Timur sebagai bentuk solidaritas sekaligus dukungan moril kepada masyarakat Flores yang sedang menghadapi musibah. Pelaksanaan doa bersama lintas agama tersebut menjadi wujud nyata kepedulian keluarga besar Polres Sumba Timur terhadap saudara-saudara yang berada di wilayah terdampak bencana.

Dalam suasana penuh kekhusyukan, personel memanjatkan doa agar seluruh korban maupun masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, kesehatan serta perlindungan dalam menghadapi situasi sulit akibat bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Flores. Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga merupakan ungkapan kepedulian dan rasa persaudaraan terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Menurutnya, melalui doa bersama, seluruh keluarga besar Polres Sumba Timur turut merasakan duka yang dialami masyarakat terdampak serta berharap mereka diberikan kekuatan untuk menghadapi dan melewati masa-masa sulit. Ia juga berharap proses penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.

Kapolres juga mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Selain itu, masyarakat diingatkan untuk senantiasa bersyukur, saling membantu dan memperkuat kepedulian terhadap sesama, terutama ketika menghadapi kondisi darurat.

Doa bersama tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak hanya diwujudkan melalui bantuan secara langsung, tetapi juga melalui dukungan moril dan doa bagi keselamatan serta pemulihan para korban. Kegiatan yang dilaksanakan di tiga rumah ibadah tersebut sekaligus menunjukkan kuatnya semangat toleransi, persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan Polres Sumba Timur.

Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama mendoakan keselamatan dan kebaikan bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Semangat kebersamaan lintas agama ini menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian sosial serta mempererat persatuan di tengah masyarakat.

Polres Sumba Timur berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi dukungan moril bagi seluruh masyarakat yang terdampak bencana di Pulau Flores. Doa tersebut juga diharapkan memberikan kekuatan kepada keluarga korban serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Melalui kegiatan ini, Polres Sumba Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat, memperkuat rasa kemanusiaan, menjaga toleransi dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam menghadapi setiap musibah yang terjadi. (Humas Polres Sumba Timur/YB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....