BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan NTT

  • 21 Agt 2026 12:57 WIB
  •  Kupang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau mengeluarkan informasi tinggi gelombang untuk wilayah perairan Nusa Tenggara Timur. Peringatan berlaku mulai 22 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA hingga 25 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA.

Berdasarkan kondisi sinoptik, pola angin di wilayah NTT umumnya bergerak dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 8 sampai 35 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di sejumlah wilayah perairan, kondisi yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang dan memengaruhi aktivitas pelayaran.

Pada 22 hingga 23 Agustus 2026, gelombang kategori sedang dengan tinggi lebih dari 1,25 hingga 2,5 meter diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah. Di antaranya Selat Sape bagian selatan, Perairan Flores, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Alor-Pantar, Selat Ombai, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor-Rote, serta Perairan Taman Nasional Komodo.

Sementara itu, pada periode yang sama, gelombang tinggi dengan ketinggian lebih dari 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, serta Perairan Sabu-Raijua. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi kapal maupun masyarakat yang melakukan aktivitas di wilayah laut tersebut.

Memasuki 23 hingga 24 Agustus, gelombang sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Selat Sape bagian selatan, Perairan Selatan Flores, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Alor-Pantar, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Sabu-Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor-Rote, dan Perairan Taman Nasional Komodo. Gelombang tinggi pada periode tersebut diprakirakan masih terjadi di Perairan Selatan Sumba.

Pada 24 hingga 25 Agustus, gelombang sedang masih berpotensi terjadi di Selat Sape bagian selatan, Perairan Selatan Flores, Selat Pantar, Perairan Selatan Alor-Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu-Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang-Rote, Perairan Selatan Timor-Rote, dan Perairan Taman Nasional Komodo. Sementara itu, BMKG tidak memprakirakan adanya gelombang kategori tinggi pada periode tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat, nelayan, serta pengguna jasa transportasi laut untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di perairan. Kecepatan angin hingga 35 knot dan gelombang yang mencapai 4 meter dapat meningkatkan risiko keselamatan, terutama bagi kapal dan perahu berukuran kecil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....